Jitunews.Com
24 Januari 2020 21:45 WIB

IPW Sebut 17 Penasihat Kapolri Bakal Buat Tumpang Tindih Kinerja di Polri

IPW mengapresiasi Kapolri Idham Azis

Ketua Presidium Indonesian Police Watch (IPW) Neta S Pane. (Istimewa)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Indonesian Police Watch (IPW) mengapresiasi kepada Kapolri Idham Azis mengangkat begitu banyak penasehat ahli Kapolri. Salah satu penasehat ahli Kapolri yang diangkat oleh Idham Azis adalah mantan Ketua KPK Agus Rahardjo.

“IPW juga memberikan apresiasi pada Idham Azis yang sudah mengangkat begitu banyak penasehat ahli meski masa tugasnya sebagai kapolri begitu singkat yakni setahun lagi,” ujar Ketua Presidium Ind Police Watch, Neta S Pane di Jakarta, Jumat (24/1/2020).

Dalam hal ini, IPW juga melihat pengangkatan begitu banyak penasehat ahli seakan menunjukkan Idham sebagai Kapolri hendak show offorce bahwa dirinya didukung begitu banyak pakar.



Beri Laporan ke Jokowi, Kapolri Belum Bisa Ungkap Penyerang Novel Baswedan

Neta justru melihat keberadaan 17 Penasihat ahli Kapolri itu bisa membuat tumpang tindihnya  kinerja di polri. Pasalnya di internal polri sendiri sebenarnya sudah cukup banyak staf ahli Kapolri yang terdiri dari jenderal bintang satu dan dua. Selain itu di lingkungan polri sendiri ada enam jenderal bintang tiga.

“Yang jadi pertanyaan, dalam masa tugas yang tinggal setahun lagi, sejauh mana ke 17 penasehat ahli itu bisa bekerja efektif membantu Idham. Apalagi, Selama ini keberadaan penasehat ahli di lingkungan Kapolri lebih banyak sebagai pajangan,” kata Neta.

Selain itu dengan begitu banyak penasehat ahli kapolri dapat membuat opini bahwa para jendral polri yang selama ini bekerja sesuai tupoksi ternyata tidak dipercaya, sehingga Kapolri harus dibackup lagi dengan begitu banyak penasehat ahli.

“Banyaknya penasehat ahli ini juga makin menunjukkan bahwa polri sekarang ini lebih doyan membuat organisasinya menjadi obesitas, ketimbang membuat organisasi yang ramping, efisien dan efektif,” kata Neta.

“Akibat makin obesitasnya organisasinya, semangat polri ini terlihat tidak sejalan dgn semangat presiden Jokowi yg selalu mengatakan akan menghapus sejumlah posisi  eselon agar  pemerintahan efisien dan efektif,” pungkasnya.

Angkat Mantan Ketua KPK Sebagai Penasehat Ahli, IPW Apresiasi Kapolri
Halaman:
  • Penulis: Khairul Anwar,  Raka Kisdiyatma

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita