Jitunews.Com
22 Januari 2020 11:36 WIB

Akibatkan Kerugian Besar, Bupati Bekasi Dukung Mentan Pidanakan Pelaku Disfungsi Lahan Pertanian

Alih fungsi lahan menyebabkan kerugian besar pada capaian produksi pertanian

Lahan Persawahan (Kementan)

BEKASI, JITUNEWS.COM - Bupati Bekasi, Jawa Barat, Eka Supria Atmaja mendukung sikap Mentan Syahrul Yasin Limpo yang meminta agar pelaku alih fungsi lahan pertanian dipidanakan.

Eka mengungkapkan bahwa sikap tegas seperti yang ditunjukkan Syahrul Yasin Limpo tersebut bakal diterapkan juga di wilayahnya dengan regulasi yang ada terkait pertanian.

"Bekasi sendiri ingin mempertahankan lahan pertanian yang potensial. Apalagi di Bekasi menjadi wilayah perumahan dan industri strategis, jangan sampai menggagu persawahan," ujar Eka di Bekasi, Rabu (22/1/2020).



Mentan Syahrul Paparkan Terobosan untuk Majukan Pertanian

Eka menuturkan, perlunya upaya keberlanjutan terhadap tanah pertanian yang subur dan aspek pendukung komoditas produksi di Bekasi.

"Tidak boleh ada nantinya lahan pertanian yang subur berubah fungsi menjadi ke peruntukan lainnya. Akhirnya merugikan tingkat produksi dan kesejahteraan petani Bekasi," ucap Eka.

Eka menyebutkan jika panen raya di Bekasi mencapai produksi membanggakan di tahun 2019. Eka tak ingin produksi serta panen di kawasan Bekasi terseok-seok akibat disfungsi lahan pertanian.

Sebelumnya, Syahrul Yasin Limpo kerap mengingatkan agar pihak pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian bekerja keras dalam menjaga keberlangsungan lahan pertanian agar tidak beralih fungsi.

Terjadinya alih fungsi lahan di beberapa daerah, membuat kerugian besar pada capaian produksi serta sekitar 10 ribu hektar areal sawah kebanjiran.

Syahrul Yasin Limpo telah meminta pihak kepolisian supaya menindak tegas dan memproses hukum pelaku alih fungsi lahan pertanian yang melanggar ketentuan aturan.

Gubernur Kalbar Komitmen Cegah Terjadinya Alih Fungsi Lahan Pertanian
Halaman:
  • Penulis: Meiliyah

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita