Jitunews.Com
21 Januari 2020 18:30 WIB

Polemik TVRI, Bamsoet Tak Ingin Karyawan dan Indonesia Jadi Korban

Bamsoet meminta Komisi I DPR bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika menjadi penengah polemik di TVRI

()

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Diberhentikannya Direktur Utama TVRI, Helmy Yahya oleh Dewan Pengawas (Dewas) menjadi polemik. Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) berharap polemik tersebut bisa reda.

Bamsoet tidak ingin polemik ini mengganggu kinerja karyawan TVRI. Menurutnya, ketidakharmonisnya Direksi dengan Dewas tidak boleh menjadi kebiasaan.

"Polemik ini jangan sampai mengganggu kinerja karyawan TVRI yang mencapai empat ribu lebih. Sebagai lembaga penyiaran publik yang memiliki tagline Media Pemersatu Bangsa, TVRI harusnya bisa membuktikan persatuan di internalnya terlebih dahulu. Kejadian tidak harmonisnya Direksi dengan Dewas bukan kali ini saja terjadi. Kejadian yang sudah berulang kali ini tak boleh menjadi kebiasaan," ujar Bamsoet dalam keterangan tertulis, Selasa (21/1).



Dicopot dari Direktur Utama TVRI Karena Liga Inggris, Helmy Yahya: Killer Content

Ia meminta Komisi I DPR bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika menjadi penengah polemik di TVRI.

"TVRI harus menjadi kebanggaan rakyat Indonesia. Sejajar dengan media besar lainnya seperti Jepang yang memiliki NHK, Korea dengan Arirang dan KBS World, China dengan CCTV International, Australia dengan Australia Network, dan Inggris dengan BBC International," ucap Bamsoet.

"Untuk menuju ke sana, perlu kerja sama erat antarberbagai pihak. Komisi I DPR RI yang bertugas memilih Dewas TVRI, kemudian Dewas memilih Direksi TVRI. Proses seleksi berjenjang ini harusnya bisa melahirkan kerja sama dan meredam potensi konflik," imbuh Bamsoet.

Bamsoet menyebut jika ada masalah sebaiknya Direksi dan Dewas TVRI mengembalikannya pada peraturan yang ada.

"Jangan sampai akibat tidak terjalinnya komunikasi yang baik antara Direksi dengan Dewas, karyawanlah yang menjadi korban. Lebih jauh lagi, malah Indonesia yang menjadi korban, karena ketidakmampuan kita membesarkan TVRI sebagai lembaga penyiaran publik milik negara," pungkas Bamsoet.

Menkominfo Sebut Kisruh TVRI Sudah Biasa Terjadi
Halaman:
  • Penulis: Aurora Denata

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita