Jitunews.Com
14 Januari 2020 16:13 WIB
Dibaca 236 x

Kurang Percaya Diri? Lakukanlah 5 Strategi Jitu ini

tips agar lebih percaya diri

Maria Ozawa (Instagram @maria.ozawa)

“Bagaimana saya dapat merasa lebih percaya diri kepada diri saya sendiri?” Pertanyaan itu telah timbul dalam hati ribuan para cendikiawan sejak zaman dahulu. “Saya tidak tahu apa kesalahan saya,” mereka mengeluh, tetapi orang lain yang kemampuannya lebih kurang dari saya mendepak dan melangkahi saya sehingga mereka dapat menempati kedudukan-kedudukan yang penting, sedangkan saya tertinggal dibelakang.”

Orang-orang yang pemalu sebenarnya adalah orang-orang yang menderita. Mereka selalu menyembunyikan diri pribadi mereka bukan karena mereka tidak senang menjadi pusat perhatian. Banyak diantara mereka yang dapat menjadi pemimpin-pemimpin, tetapi alasan mereka tidak mau menjadi orang terkemuka ialah karena mereka merasa penakut dan merasa tidak tenteram.

Banyak contoh-contoh kasus disekitar kita yang menunjukan kerugian dari sikap kurangnya percaya diri. Misalnya saja yang dialami oleh seorang pemuda yang sedang dilatih untuk menjadi manager sebuah toko serba ada. Setiap orang dalam kelas latihan itu diminta untuk memberikan keterangan mengenai tokonya selama empat menit. Dia sudah sangat mengetahui tentang toko itu dengan sangat rinci, namun karena ketakutan iya menjadi tidak fokus dan kehilangan hal-hal yang seharusnya dia jelaskan dengan mudah.



Catat! Ini Strategi Membangun Personal Branding di Era Digital

Kegelisahan yang dipenuhi dengan rasa takut akibat dari kesalahan akan kesadaran diri sendiri tidak terbatas hanya di dalam diri orang dewasa saja. Pada suatu kali seorang anak laki-laki yang masih remaja dan agak pemalu mengikuti kontes untuk menjadi pemimpin menyanyi bagi SMA-nya. Ia mempelajari gerakan-gerakannya dan ia pandai sekali menguasai ritmenya. Akan tetapi, anak laki-laki itu tiba-tiba merasa mual karena takut sekali sehingga ia tidak dapat melanjutkan tugasnya. Dengan sendirinya ia kehilangan kesempatan untuk dapat melanjutkan tugasnya. Dengan sendirinya ia kehilangan kesempatan untuk melakukan sesuatu yang harus dilakukannya, sesuatu yang dia impikan selama ini.

Seorang atlet yang merasa yakin bahwa ia dapat meloncati rintangan-rintangan, mungkin ia akan melewatinya dengan mudah. Tetapi atlet yang merasa tidak yakin kepada dirinya sendiri, mungkin sudah menabrak rintangan yang pertama.

Meskipun manusia mempunyai sifat yang berbeda-beda, tak ada satu pun yang dilahirkan dengan keyakinan kepada diri sendiri. Keyakinan kepada diri sendiri itu merupakan sesuatu yang dapat dikembangkan dan Anda pun dapat melakukannya dengan menggunakan langkah-langkah berikut:

1. Tingkatkanlah Skill

Setiap pekerjaan yang dikerjakan dengan baik akan menimbulkan suatu keyakinan tertentu di dalam diri orang itu. Keyakinan membuat setaip pekerjaan terasa menyenangkan. Tidak adanya keyakinan, membuat tugas yang paling ringan sekalipun terasa sukar dan tidak menarik. Memang, skill dan keyakinan harus saling melengkapi. Bila Anda dapat melakukan sesautu dengan baik tentu Anda mengetahuinya, dan dengan sendirinya Anda akan memiliki keyakinan di dalam diri Anda. Orang-orang yang tidak mempunyai suatu kecakapan tertentu akan menyadari kekurangan-kekurangannya, dan sudah tentu mereka tidak memiliki keyakinan di dalam diri mereka.

Apakah Anda ingin menambah kepercayaan Anda terhadap diri Anda sendiri? Kembangkan skill anda. Mengetik, memasak, berenang, bermain alat musik – apapun yang telah Anda lakukan atau ingin lakukan, pelajarilah dengan teliti dan berusahalah sampai menjadi ahli.

Memang, skill merupakan suatu batu loncatan kepada keyakinan. Penting sekali untuk mengembangkan sikap tenang di dalam diri kita, karena hal itu akan menjadikan Anda lebih skilful untuk bergaul dengan orang-orang lain. Skill merupakan langkah pertama menuju kepercayaan kepada diri sendiri.

2. Bersikaplah Tenang

Orang yang mempunyai keyakinan kepada diri sendiri biasanya tenang sikapnya. Mereka tidak perlu membuat kesalahan-kesalahan yang memalukan karena mereka benar-benar mengenal etika bergaul.

Ada beberapa cara yang dapat kita gunakan untuk merasa tenang di depan orang lain. Pertama-tama, ketahui lah apa yang benar dan apa yang diharapkan dari diri Anda. Usahakan agar Anda selalu keliatan sebaik-baiknya: Berpakaianlah secara rapih dan pantas. Hal ini akan memberikan keyakinan kepada Anda bahwa Anda dapat melakukan segala hal dengan benar. Anda tidak akan lagi diliputi perasaan ketidakpastian, dengan bertanya-tanya dalam hati apakah Anda sedang membuat kecerobohan di depan umum. Kedua, setelah mengetahui apa yang pantas, berusahalah sebaik-baiknya untuk melakukan yang harus Anda lakukan, bila sesekali Anada membuat kesalahan jangan terlalu memikirkan kesalahan yang Anda buat. Bila Anada dapat belajar mengatasi kesalahan-kesalahan Anda dengan bersikap tenang, orang-orang biasanya akan melupakan kesalahan-kesalahan Anda dan berpikir bahwa Anda adalah seorang yang tenang dan penuh keyakinan terhadap diri sendiri.

3. Berlatihlah Skill Berbicara

Ada pepatah kuno yang berbunyi, “Diam itu emas,” tentu tidak dapat diterapkan pada orang-orang pemalu. Bagi mereka justru kebalikannya. Orang-orang pendiam dan pemalu harus belajar menonjolkan diri di dalam percakapan dan belajar menyatakan pendapat serta perasaan mereka melalui kata-kata.

Kata-kata adalah “alat” untuk berbicara. Salah satu peraturan dalam percakapan adalah mendengarkan orang yang kita ajak berbicara dengan penuh perhatian. Seseorang yang lancar berbicara tidak perlu menjadi orang yang ahli berbicara. Salah satu teknik percakapan yang dapat dilaksanakan ialah menanyakan kepada orang yang kita ajak berbicara pertanyaan-pertanyaan yang berpusat pada ide-ide dan kesenangan-kesenangan orang itu. Ia akan senang dengan Anda karena hal itu, dan Anda juga akan belajar banyak dari dia.

Ada beberapa cara untuk menolong Anda mengembangkan skill berbicara Anda. Pertama-tama, usahakan mengingat nama orang-orang yang Anda kenal. Setiap orang senang bila dipanggil dengan namanya. Dan kalau Anda dapat mengingat nama seseorang, Anda akan memberikan kesan yang baik yang lama hilangnya. Kedua, milikilah pengetahuan umum yang cukup. Bila Anda memiliki pengetahuan umum yang cukup, Anda dapat ikut serta di dalam hamper setiap percakapan. Bila Anda memiliki sesuatu yang menarik untuk dikatakan, orang-orang akan bergairah mendengarkan Anda. Ketiga, jangan menanggapi sesuatu secara pribadi. Belajarlah untuk menghilangkan prasangka-prasangka buruk terhadap orang lain dan hindarilah pemikiran yang menganggap setiap pernyataan sebagai suatu yang ditujukan secara pribadi. Keempat, jangan menantikan suatu undangan khusus untuk ikut dalam suatu percakapan. Ikut ambil bagian dalam diskusi persahabatan, menyatakan pendapat-pendapat, saling tukar pikiran dan menceritakan pengalaman-pengalaman, semua itu akan menolong Anda untuk menjadi lancar berbicara.

4. Berusahalah memahami perasaan Anda Sendiri

Keyakinan terhadap diri sendiri banyak tergantung pada bagaimana perasaan kita tentang diri kita sendiri. Dengan sendirinya, kalau kita ingin menambah keyakinan terhadap diri sendiri, kita harus meneliti peasaan-perasaan kita. Kita tidak dapat mengharapkan untuk dapat maju sebelum kita memahami tingkah laku kita.

Keadaan diri Anda tidak terjadi dengan begitu saja sebagaimana yang Anda pikirkan. Sebenarnya, Anda telah melewati tahun-tahun pengalaman yang secara lambat tetapi pasti membentuk sikap Anda. Mungkin pengalaman-pengalaman itu datangnya sudah lama dan dengan cara yang halus sekali, sehingga Anda tidak menyadarinya. Tetapi pengalaman-pengalaman itu dengan pasti membentuk perasaan Anda pada saat ini.

Sementara Anda mencari sebab-sebab yang membentuk sikap Anda, telitilah kembali hal-hal yang mungkin terjadi yang menyebabkan sifat pemalu Anda. Perhatikan beberapa macam alasan, jangan satu macam saja. Tentunya ada sejumlah hal-hal yang dinamis yang telah bekerja sehingga menimbulkan reaksi-reaksi Anda sekarang. Bila Anda dapat mengerti akan diri Anda sendiri, Anda juga akan lebih memiliki keyakinan terhadap diri Anda sendiri.

5. Carilah pertolongan seorang Ahli

Dalam beberapa hal sering terjadi bahwa keyakinan seseorang dihancurkan sama sekali, atau seseorang benar-benar tidak memiliki keyakinan terhadap dirinya sendiri, sehingga ia harus mencari pertolongan seorang ahli.

Apakah pertolongan seorang ahli itu mahal? Tidak, bila dibandingkan dengan nilainya. Dan sejumlah uang yang dikeluarkan selama beberapa bulan tidak seberapa apabila dibandingkan dengan manfaat yang diterima oleh seseorang untuk seumur hidupnya

Kalau Anda memiliki persoalan serius yang disebabkan oleh tidak adanya keyakinan terhadap diri sendiri yang telah Anda rasakan selama bertahun-tahun dan telah melumpuhkan semangat Anda, sepatutnya Anda meminta nasihat seorang Ahli. Mungkin Anda akan heran melihat perubahan-perubahan yang terjadi di dalam sikap dan kepribadian Anda apabila kesulitan-kesulitan Anda dibahas dan diselesaikan secara tepat.

Tidak memiliki keyakinan kepada diri sendiri itu menghancurkan, bukan saja karena perasaan itu menggerogoti seseorang tetapi juga mempengaruhi orang-orang terdekat kita.dengan menggunakan strategi diatas lakukan perubahan yang sungguh-sungguh demi meningkatkan keyakinan kepada diri Anda. Dengan begitu hidup Anda akan semakin berkualitas.

Ditulis oleh: Willem Doanta

*Tulisan ini adalah 'Suara Kita' kiriman dari pembaca. Jitunews.com tidak bertanggung jawab terhadap isi, foto maupun dampak yang timbul dari tulisan ini. Mulai menulis sekarang.

Indonesia Master dan Strategi Menuju Tokyo 2020
Halaman:

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita