Jitunews.Com
31 Desember 2019 15:58 WIB

Refleksi Akhir Tahun 2019, MUI Imbau Umat Islam Tidak Rayakan Tahun Baru Berlebihan

Berakhirnya tahun 2019 dan memasuki tahun baru 2020 menjadi momentum emas

(istimewa)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Jelang pergantian tahun 2020, Majelis Ulama Inadonesia (MUI) menyampaikan 15 poin rekomendasi sebagai refleksi akhir tahun 2019 untuk menyikapi kondisi bangsa dewasa ini. Hal ini dilakukan sebagai ikhtiar untuk mempersiapkan kehidupan bangsa yang lebih baik.

Salah satu sikap MUI adalah terkait perayaan malam tahun baru adalah mendorong umat Islam untuk tidak merayakannya berlebihan, Wasekjen MUI Nazamudin Ramli menyampaikan MUI mengimbau umat Islam agar tidak merayakannya dengan hura-hura dan berlebih-lebihan karena hal itu akan mendatangkan lebih banyak kemudharatan dibandingkan kemanfaatan.

"MUI mendorong agar umat Islam menyambut datangnya tahun baru 2020 dengan melaksanakan dzikir atau pengajian, ceramah, muhasabah, istighosah, pentas seni budaya Islam, bazar kebutuhan pokok, donor darah, gotong rotong membersihkan lingkungan, dan lain sebagainya," ungkap Nazamudin di kantor MUI (31/12).



Rayakan Tahun Baru, UAS Akan Ceramah di Batam

Nazamudin juga mengungkapkan berakhirnya tahun 2019 dan memasuki tahun baru 2020 menjadi momentum emas bagi umat Islam dan bangsa kita untuk merenungkan makna kehidupannya.

"Memohon ampun atas kesalahannya, serta berkomitmen menjadi lebih baik sikap dan perilakunya pada tahun 2020," pungkasnya.

Ini Agenda Car Free Night Malam Tahun Baru 2020 di Jakarta
Halaman:
  • Penulis: Nurman Abdul Rohman,  Aurora Denata

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita