Jitunews.Com
19 Desember 2019 18:41 WIB

Resmi Diluncurkan, Aplikasi Parakerja Beri Aksesibilitas Karir Penyandang Disabilitas

Aplikasi ini dibuat untuk memberi kemudahan bagi penyandang disabilitas untuk mendapatkan modul pembelajaran dadan pelatihan kerja

Acara peluncuran aplikasi penunjang kemandirian penyandang disabilitas Parakerja.co.id, di UnionSpace, Satrio Tower, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (19/12). (ist)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Penyandang disabilitas kini bisa meningkatkan kompetensi kerjanya. Bahkan, kompetensi kerja para penyandang disabilitas bisa setara dengan pekerja lainnya. Peningkatan kompetensi ini bisa dilakukan penyandang disabilitas dengan mempelajari modul dan pelatihan kerja lewat aplikasi Parakerja.co.id.

Dengan menggandeng Pusat Bahasa Isyarat Indonesia (Pubisindo) dan Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), perusahaan platform kerja untuk disabilitas parakerja luncurkan aplikasi penunjang kemandirian penyandang disabilitas Parakerja.co.id, di UnionSpace, Satrio Tower, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (19/12).

Acara peluncuran ini dihadiri langsung CEO Parakerja, Rezki Achyana, dan Ketua Umum Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), Gufroni Sakaril.



Demajors Luncurkan Aplikasi Berbasis Android

Memiliki visi untuk membantu penyandang disabilitas dan non disabilitas dalam meningkatkan aksebilitas dan kompetensi kerja menuju era industri 4.0, aplikasi ini dibuat untuk memberi kemudahan bagi penyandang disabilitas untuk mendapatkan modul pembelajaran dan pelatihan kerja.

"Dengan adanya aplikasi parakerja para disabilitas serta non-disabilitas akan mudah mendapatkan modul pembelajaran dan utama mengenai bahasa isyarat yang di Indonesia sendiri tidak ada lembaga ataupun tempat khusus untuk belajar bahasa isyarat baik offline apalagi online," jelas Rezki, saat preskon peluncuran Parakerja, di Jakarta, Kamis (19/12).

Sebagai “Partner Digital” untuk penyandang disabilitas dan Non disabilitas seperti keluarga penyandang disabilitas, guru SLB, HRD perusahaan dan sebagainya, aplikasi ini dilengkapi berbagai fitur unggulan yang tidak ada di aplikasi sejenis, seperti pertama, Bahasa Isyarat Indonesia (Bisindo), dimana pengguna aplikasi bisa Belajar bahasa tuna rungu langsung dari Penyandang disabilitas Tuna rungu, lengkap dengan isyarat per kata, contoh kalimat, dan latihan komunikasi.

Kedua, fitur konsultasi, yang berfungsi untuk menjawab berbagai pertanyaan mengenai dunia disabilitas, dan menjadi sumber jawaban dalam mendidik anak-anak disabilitas, yang dijelaskan oleh para pakar dan ahli di bidangnya.

Ketiga, tematik, sebuah media belajar inovatif dan interaktif untuk pembelajaran di SLB. Sehingga Belajar secara digital di sekolah menjadi lebih mudah dan menyenangkan.

Dan keempat, vokasional, yakni mempersiapkan disabilitas memasuki dunia kerja, dengan pembinaan melalui video yang aksesibel dan mudah dipahami.

"Ada 4 hal yang jadi fokus utama parakerja yaitu aksesbilitas, edukasi, kreatifitas dan pemberdayaan, cuma untuk versi awal ini kami berfokus di bahasa isyarat karena merupakan hal paling pokok dalam hal kesetaraan antara penyandang disabilitas dan non disabiltas," imbuh Rezki.

Tidak hanya memberi modul pembelajaran, aplikasi parakerja.co.id juga memberikan kesempatan magang dan bekerja bagi penyandang disabilitas dengan memberikan sertifikasi keahlian di suatu bidang kerja. Hal ini bertujuan agar kedepan para penyandang disabilitas mempunyai legalitas untuk bekerja di sebuah perusahaan.

Terhitung sejak aplikasi ini diluncurkan, Parakerja telah berkolaborasi dengan 6 Sekolah Luar Biasa (SLB) yang tersebar di 5 Kota di Indonesia termasuk yang terbaru adalah dengan SLB N 6 Jakarta untuk program digitalisasi SLB.

Selain itu parakerja juga dalam momen ini menggandeng perusahaan Virtual Reality Nasional, yaitu Millea Lab untuk meningkatkan proses pembelajaran dan pengingkatan kapabilitas teman-teman difabel melalui teknologi VR dan AR.

“Perlu diketahui banyak sekali jurnal-jurnal ilmiah di luar negeri yang bisa menunjukan penggunaan VR dan AR sangat membantu proses belajar bagi para penyandang disabilitas khususnya Autis,” tutur Rezki.

Usai pemaparan dan dialog, acara kemudian diakhiri dengan penandatanganan MoU kerjasama antara Parakerja.co.id dengan Kementerian sosial, SLB N 6 Jakarta, Pubisindo dan PPDI.

Dengan diluncurkannya aplikasi ini, ke depan parakerja berharap para penyandang disabilitas diharapkan dapat mandiri secara ekonomi dan mencapai kesetaraan dalam pekerjaan serta kehidupan sehari-hari di masyarakat.

Bantu Atasi Masalah Rumah, YOOFIX Jadi Aplikasi Andalan Masyarakat
Halaman:
  • Penulis: Admin

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita