Jitunews.Com
20 Maret 2015 11:12 WIB

Kembang Tahu-nya Terjual 100 Mangkuk per Hari

Pasalnya, kesempatan untuk mengembangkan usaha tersebut masih terbuka luas, dengan sedikit pesaing.

Kembang Tahu (ISTIMEWA)

DEPOK, JITUNEWS.COM - Adalah Biok Seng, owner Kembang Tahu Special Pontianak, yang mengkreasikan kembang tahu dengan tambahan keju dan kacang tanah sebagai topping. Inovasi yang tak lazim ini, rupanya lebih menarik di mata konsumen. Terbukti, penjualan Kembang Tahu ala Biok Seng laris Manis diburu pelanggan. Hingga menghasilkan omset belasan juta per bulan, dengan rata-rata penjualan mencapai 100 mangkuk dalam sehari. Apa saja keistimewaannya?

Menurut Aseng, semakin jarang penjual Kembang Tahu di Jakarta, menjadi pertimbangannya untuk membuka usaha tersebut. Pasalnya, kesempatan untuk mengembangkan usaha tersebut masih terbuka luas, dengan sedikit pesaing. Alhasil, mengusung nama Kembang Tahu Special Pontianak, di tahun 2011 Aseng  mulai membuka gerai berbentuk kaki lima di pinggir Jalan Margonda Raya-Depok, Jawa Barat. 

Untuk memulai usaha tersebut, Aseng mengeluarkan modal sebesar Rp1 juta, yang digunakannya untuk membeli peralatan, serta bahan baku. Lokasi yang dipilih Aseng berada di kawasan sentra kuliner, di sepanjang jalan Margonda Raya-Depok. Namun, karena menempati halaman sebuah matreal milik kerabat dekatnya, Aseng pun bebas dari biaya sewa. 



10 Jualan yang Paling Laku di Masa Pandemi

Sebagai ajang promosi, Aseng tidak menggunakan peralatan canggih, bahkan tanpa mengeluarkan biaya sepeser pun. Promosi yang dilakukan hanya berupa promosi yang dilakukan dari mulut ke mulut. Baginya, menghasilkan menu lezat nan unik, dengan harga yang terjangkau, sudah cukup bisa menarik konsumen agar datang. 

"Jika menu yang disajikan lezat, tak menutup kemungkinan konsumen tersebut akan mengajak teman, ataupun kerabatnya untuk datang. Dan bila cita rasa itu terus dipertahankan, konsumen pun akan rajin datang, apalagi ketika musim penghujan datang" ungkap Aseng.

Sesuai dengan namanya, Kembang Tahu Special Pontianak menjual kembang tahu sebagai menu andalan sekaligus menjadi favorit pembeli. Tidak hanya menjual Kembang Tahu Original yang telah lama dikenal oleh masyarakat luas, Aseng juga berusaha memanjakan pembeli dengan menambah kreasi lain yang unik, yakni Kembang Tahu Keju, Kembang Tahu Kacang dan Kembang Tahu Keju Kacang. Harga yang ditawarkan juga relatif terjangkau, yakni berkisar antara Rp5 ribu hingga Rp8 ribu per mangkuk. 

Selain itu, Kembang Tahu Special Pontianak juga menawarkan menu lain seperti Sari Kacang Hijau dan Susu Kedelai dengan kisaran harga Rp4 ribu hingga Rp5 ribu per gelas. Meski dijual dengan harga yang tergolong murah, bukan berarti Aseng menyuguhkan aneka menu yang tidak berkualitas. 

Misalnya saja, bahan dasar yang digunakan untuk membuat kembang tahu, Ia menggunakan kacang kedelai kualitas super asal Kanada-Amerika Serikat yang didapatnya dari supplier langganan. Penggunaan bahan dasar tersebut dipercaya bisa memberikan tampilan dan rasa yang lebih enak dibanding penggunaan kacang kedelai lokal. Selain itu, karena tak menggunakan bahan pengawet, menu yang dihasilkan Aseng tak mampu bertahan lama, sehingga basic bahahn kembang tahu dibuat setiap hari. 

Menyajikan menu lezat, serta selalu menjaga cita rasa menu yang dihasilkan, rupanya membuat Aseng mampu meraup omset jutaan. Bagaimana tidak? Dalam sebulan, Aseng mampu menjual 2.600 porsi menu dengan omset sebesar Rp18.200.000, dengan keuntungan bersih yang mampu diraup sebesar 23% atau sekira Rp4.100.000 tiap bulannya. Tertarik membuka usaha serupa?

5 Tips Mudah Mengelola Stok Barang Agar Bisnis Efisien
Halaman:
  • Penulis: Christophorus Aji Saputro,  Hasballah

Rekomendasi

 

Berita Terkait