Jitunews.Com
6 Desember 2019 13:18 WIB

Waspada! Kebiasaan Malas Olahraga Lebih Fatal Daripada Ngebut Tidak Pakai Helm

berikut penjelasannya

Olahraga / Berkeringat (merdeka.com)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Jarang berolahraga tak hanya membuat berat badan dan tingkat stres cenderung naik, namun juga metabolisme tubuh tidak mampu bekerja sempurna. Hal ini mengacu kepada penelitian dari Northwestern University seperti dilansir dari halodoc.com.

Penelitian tersebut juga menyebutkan waktu yang paling tepat untuk melakukan olahraga adalah pagi hari. Hal itu diklaim mampu menurunkan 20 persen berat badan. Selain itu, sinar matahari pagi juga baik bagi kesehatan.

Bahaya jarang berolahraga juga tak main-main. Berikut bahaya yang ditimbulkan dari jarang berolahraga yang bisa dibilang lebih parah daripada gaya hidup tidak sehat lainnya.



Yuk Makan Mangga Muda, Ini Khasiat Ajaib yang Kamu Dapat

1. Kematian Mendadak

Jurnal medis Lancet mengungkap bahwa satu dari 10 kematian mendadak di dunia disebabkan karena malas berolahraga. American Heart Association menyarankan untuk rutin melakukan olahraga 3-4 kali seminggu dengan durasi 30-60 menit.

2. Depresi

Orang yang jarang berolahraga cenderung lebih mudah depresi ketimbang mereka yang melakukan olahraga secara rutin. Hal ini diungkap melalui riset yang dilakukan oleh American Journal of Preventive Medicine. Saat berolahraga, tubuh melepaskan sejumlah hormon endorphine dan oksitosin yang membuat efek bahagia, senang dan gembira.

3. Penuaan Dini

Rutin olahraga membuat kepadatan tulang lebih baik. Tubuh, otot akan menjadi lebih kuat dan bekerja secara maksimal. Saat berolahraga, tubuh akan mengeluarkan keringat sehat yang akan melemaskan kulit sehingga membuat kulit tidak cepat tua dan keriput.

4. Gampang Sakit

Melakukan olahraga secara rutin dapat meningkatkan kinerja sel darah putih. Sel darah putih ini berfungsi sebagai imun tubuh untuk melawan bakteri yang masuk ke dalam tubuh. Selain itu, penumpukan lemak selain membuat berat badan tidak terkontrol, juga dapat memicu beragam penyakit. Hal ini diungkap oleh Department of Health and Human Services Amerika Serikat

Waspada Diabetes, Kenali Gejala dan Penyebabnya Sebelum Terlambat
Halaman:
  • Penulis: Tino Aditia

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita