Jitunews.Com
3 Desember 2019 15:23 WIB

Bantah Akan Musnahkan Beras Bulog, Buwas Akan Lakukan Hal Ini

Simak berita selengkapnya

Direktur Utama Bulog Budi Waseso di acara Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) 2018 di Balai Besar Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN), Cigombong, Kabupaten Bogor, Kamis (12/7). (Republika/Zahrotul Oktaviani)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso atau Buwas tidak akan memusnahkan 20.000 ton beras Bulog yang sudah turun kualitasnya. Ia mengaku akan memanfaatkan beras tak layak tersebut untuk diolah kembali sehingga bermanfaat untuk manusia maupun hewan.

"Kalau sudah tidak layak konsumsi baik hewan maupun manusia maka akan dimanfaatkan untuk apa? Yang paling rendah sekarang masih bisa untuk etanol," kata Buwas di Kantor Perum Bulog, Jakarta, Selasa (3/12/2019).

Selain dijadikan etanol, beras yang sudah turun kualitasnya bisa diolah menjadi tepung terigu atau pakan ternak. Bisa juga dijual kembali dengan harga murah dengan berbagai pertimbangan.



Buwas Ungkap Kejahatan Bantuan Pangan Non-Tunai

"Apakah bisa digunakan dijual dengan harga yang diturunkan karena sudah tidak lagi standar premium," kata Buwas.

Ia mencotohkan dengan harga jual Rp 8.000 per kg, karena sudah turun kualitasnya akan dijual Rp 5.000 per kg. Sehingga selisihnya Rp 3000 per kg akan diganti negara. Namun untuk penggantian tersebut tergantung kebijakan Menkeu.

 

 

 

Akui Tahu Persis Siapa Mafia Beras, Buwas: Kewenangan Saya Enggak Ada
Halaman:
  • Penulis: Trisna Susilowati

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita