Jitunews.Com
15 November 2019 01:49 WIB

Menko PMK Muhadjir Effendy: Nantinya Setiap Calon Pengantin Wajib Ikuti Program Sertifikasi Pernikahan

berikut penjelasannya

https://dailyhotels.id/wp-content/uploads/2019/01/DPP_0032.jpg ()

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendi berencana mencanangkan program sertifikasi perkawinan bagi para calon pengantin.

"Mereka harus ada semacam program pembelajaran pranikah," kata Muhadjir di Kompleks Istana Kepresiden Jakarta, Kamis, (14/11) kemarin.

Menurutnya, pasangan yang akan menikah harus mengikuti pelatihan tentang kesehatan reproduksi hingga masalah ekonomi keluarga.



Simak! Sertijab Menko PMK dari Puan Maharani ke Muhadjir Efendy

"Kesehatan reproduksi terutama agar bisa menyiapkan anak-anak yang nanti akan menjadi generasi penerus bangsa ini harus lebih berkualitas."

Setiap calon pengantin juga diwajibkan memiliki pengetahuan yang cukup tentang pernikahan. Pelatihan pranikah ini nantinya diharapkan mampu menekan angka perceraian.

Muhajir menerangkan bahwa sebenarnya program pelatihan pranikah ini sudah diberlakukan di beberapa kalangan kelompok keagamaan, namun Menko PMK tersebut ingin hal itu diberlakukan untuk semua kalangan.

"Tapi ini mau saya harus lebih masif berlaku, sifatnya harus wajib."

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Gusti Ayu Bintang mengungkapkan bahwa konsep program sertifikasi perkawinan bakal terpadu. Melibatkan Kementerian Kesehatan dan Kementerian Agama.

Kendati demikian, Ayu Bintang mengaku belum mengetahui bagaimana teknis sertifikasi perkawinan tersebut. Ia tengah menunggu pembahasan lebih detil bersama Muhadjir Effendy.

"Nanti setelah kami ketemu, polanya dulu seperti apa, baru kami sampaikan. Sabar dulu, ya," tutur Ayu Bintang.

Kunjungan Ke Kementerian Teknis, Menko PMK Kembali Belanja Masalah
Halaman:
  • Penulis: Tino Aditia

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita