Jitunews.Com
14 November 2019 18:50 WIB

'Ogah' Aklamasi di Munas Golkar, Bamsoet: Aklamasi Pernah Buat Kita Pecah

Simak berita selengkapnya

Bambang Soesatyo. (twitter @DPR_RI)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Jelang musyawarah nasional (Munas) Partai Golkar Desember mendatang digadang-gadang akan terjadi aklamasi pada pemilihan Ketua Umum.

Hal ini langsung direspon oleh Wakil Koordinator Bidang (Wakoorbid) Pratama Partai Golkar, Bambang Soesatyo (Bamsoet), merasa wacana ini bisa saja terjadi namun tidak akan terjadi, dirinya juga mengingatkan bahwa aklamasi pernah memunculkan perpecahan di tubuh Partai Golkar.

"Kita punya pengalaman pahit, pemaksaan aklamasi itu membuat kita pecah dan kita pernah pecah ada Ancol dan Bali, Bali itu kan pemaksaan aklamasi yang melahirkan Ancol," ujar Bamsoet usai menghadiri pembukaan Rapimnas Partai Golkar, Kamis (14/11).



Fahri Hamzah-Anis Matta Dirikan Partai Gelora, PKS: Jangan Ngacak-ngacak Lagi di Sini

Bamsoet juga menyindir jika didukung oleh mayoritas pemilik suara mengapa harus takut dan kemudian merancang aklamasi. "Pasti demokrasi dan menang itu akan tercapai melalui pertarungan di munas," imbuhya.

Dia meyakini Munas Partai Golkar tidak akan terjadi aklamasi. Pasalnya sejumlah nama seperti Ridwan Hasjim, Indra Bambang Utoyo diketahui akan maju dalam munas mendatang.

Sedangkan untuk dirinya yang digadang-gadang juga akan maju, ia menyatakan bahwa dirinya belum memutuskan.

"Belum memutuskan bukan berarti saya tidak maju, kita lihat perkembangan ke depan," tutur ketua MPR tersebut.

Hal yang bertentangan justru diungkapkan Airlangga, menurutnya aklamasi adalah bagian dari demokrasi. Dia mengungkapkan aklamasi bagi Partai Golkar bukanlah yang pertama.

"Pertama kali waktu Pak Ical, kedua pada saat Munaslub kemarin. Golkar sudah melaksanakan itu," ungkapnya.

Rapimnas Partai Golkar, Airlangga Ungkap Ada 'Deal Politik' dengan Bamsoet
Halaman:
  • Penulis: Nurman Abdul Rohman,  Aurora Denata

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita