Jitunews.Com
14 November 2019 11:44 WIB
Dibaca 607 x

Hadir Pada 100 Hari Wafat Mbah Moen, Wamenag: Saya Banyak Belajar Politik dari Beliau

Simak berita selengkapnya

Dok. Kemenag (foto/fkusuma) ()

Pada tahlil dan doa memperingati 100 hari wafatnya Almaghfurlah KH Maimoen Zubair (Mbah Moen) Rabu (13/11) turut hadir Wakil Mentari Agama Zainut Tauhid Sa'adi. Tahlil dan doa ini digelar di Komplek Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang.

Tahlil dan doa yang dihadiri ribuan santri dan umat muslim dari berbagai daerah ini juga tampak dihadiri juga. Rais Aam Pengurus Besar Nahdlathul Ulama (PBNU) KH Miftahul Akhyar, KH Mustofa Bisri, Habib Abu Bakar, Wakil Gubernur Jateng Muhammad Taj Yasin, dan Bupati Rembang lainnya. Ikut mendampingi Wamenag, Direktur PD Pontren Ahmad Zayadi, Plt Kakanwil Kemenag Jateng dan Kakankemenag Rembang.

"Kita semua berdoa semoga almarhum almaghfurlah Mbah Moen senantiasa dianugerahi kebahagian, kemuliaan dan ditempatkan di surga bersama para kekasih Allah SWT," demikian doanya seperti dikutip dari laman resmi Kemenag.



Resmi! Istri Mendagri Tito Karnavian Dilantik Jadi Ketua Umum TP PKK

Wamenag juga berbagi kisah bahwa banyak orang bertanya kepada dirinya kapan dan tahun berapa pernah nyantri di Sarang. "Secara fisik saya memang tidak pernah nyantri di Pondok pesantren Al Anwar. Namun saya diaku oleh Mbah Moen sebagai santrinya,” ungkapnya.

Wamenag mengaku banyak belajar dari Mbah Moen tentang politik yang berlandaskan akhlakul karimah. "Dari beliau saya belajar politik yang moderat dan berkeadilan. Beliau di PPP adalah simbol perekat persatuan dan selalu memberikan solusi. Hampir semua konflik di partai beliau yang mengurai dan menyelesaikannya. Beliau juga pandai menyenangkan hati semua orang," pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut, Zainut Tauhid juga memohon doa atas penugasannya menjadi Wamenag agar dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya dan selamat dunia akhirat.

Ditulis oleh: danny wahyudi

*Tulisan ini adalah 'Suara Kita' kiriman dari pembaca. Jitunews.com tidak bertanggung jawab terhadap isi, foto maupun dampak yang timbul dari tulisan ini. Mulai menulis sekarang.

Lakukan Kerja Sama Perjanjian Dagang, Indonesia-Kolombia Rencanakan Studi Kelayakan
Halaman:

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita