Jitunews.Com
8 November 2019 15:22 WIB

Terkait Penyusunan Program Prioritas Kemenag, Politisi PKS Nilai Fachrul Razi Gagal Paham

Simak berita selengkapnya

Menteri Agama Fachrul Razi (Dok. Kemenag)

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Anggota Komisi VIII DPR RI Bukhori mengatakan Menteri Agama Fachrul Razi telah gagal fokus dalam menyusun program tahun 2020.

“Saya menilai Menteri Agama Fachrul Razi tidak memahami problem lembaganya secara utuh,” ujarnya di Jakarta, Jumat (8/11).

Ketua Poksi Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menyatakan bahwa persoalan korupsi di Kementerian Agama (kemenag) saat ini sangat fundamental untuk diselesaikan.



Partai Bentukan Fahri Hamzah Ini Akan Deklarasi, Begini Tanggapan PKS

Menurutnya, Menteri Agama perlu diingatkan kembali, bahwa dalam tiga masa pemerintahan Indonesia Kementerian Agama sering tersandung kasus korupsi.

Pada kurun waktu 2001-2005, kasus korupsi penyalahgunaan biaya haji dan dana abadi umat turut menyeret Menteri agama Said Agil Husin Al Munawar, kemudian 2011- 2012 terkait kasus korupsi Pengadaan Alquran dan laboratorium madrasah.

“Kemudian 2014-2016 terkait kasus korupsi penyalahgunaan biaya haji dan dana operasional menteri yang menyeret Menteri agama lagi yakni Suryadharma Ali dan yang terjadi baru-baru saja pada 2019 terkait jual beli jabatan,” ungkapnya.

Dalam hal ini, Bukhori menyayangkan, ditengah gentingnya upaya reformasi di tubuh Kemenag, namun tidak ada satupun program terkait pencegahan korupsi dalam daftar program prioritas kemenag tahun 2020.

“Anehnya yang muncul di permukaan justru program menangkal radikalisme lewat moderasi beragama, padahal soal cadar, celana cingkrang itu mah persoalan cemen, Pak Menteri tidak perlu ngurusin yang begituan,” tambahnya.

Dia menegaskan bahwa persoalan korupsi di tubuh kemenag itu adalah masalah fundamental yang harus diselesaikan.

“Program sebagus apapun tidak akan berhasil jika persoalan korupsi di tubuh kemenag tidak di tuntaskan sampai ke akar-akarnya, memecat pegawai yang terbukti korupsi belum cukup, perlu pembenahan serius secara sistemik,” ungkap Bukhori.

Oleh karena itu, Bukhori berharap Menteri Agama Fachrul Razi tidak mengikuti jejak pendahulunya yang terlibat korupsi.

“Perlu ada evaluasi menyeluruh di internal kemenag sehingga Pak Menteri tidak gagal paham dalam menyusun program kerja prioritas apa yang akan dijalankan Kemenag tahun 2020,” pungkasnya.

Fachrul Razi Sebut Manfaat Sisipkan Bahasa Indonesia Ketika Berdoa, "Bisa Saja yang Niat Korupsi Jadi Takut"
Halaman:
  • Penulis: Khairul Anwar,  Iskandar

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita