Jitunews.Com
7 November 2019 15:11 WIB

Polemik Larangan Bercadar, Ini Tanggapan Wapres Ma'ruf Amin

Simak berita selengkapnya

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin. (Istimewa)

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Wacana pelarangan cadar di lingkup instansi pemerintah oleh Menag menuai kontroversi. Hal itu menyulut tanggapan dari berbagai tokoh politik, pemuka agama hingga masyarakat luas.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin memberikan tanggapan terkait penyataan Fachrul Razi. Menurutnya, wacana yang disodorkan hanya menyangkut kedisiplinan tentang cara berpakaian.

“Nggak ada larangan, itu hanya disiplin di masing-masing kantor cara berpakaiannya instansi saja. Jadi, tidak ada urusannya dengan agama,” ujar Ma’ruf kepada wartawan usai peresmian RSU Syubbanul Wathon di Tegalrejo, Magelang pada Kamis (07/11).



Rencana Pemekaran Papua, DPR: Kita Harus Memperhatikan Kondisi Keuangan Negara Saat Ini

“Yang tidak boleh itu di kantor-kantor, di anggota tentara, yang itu bukan soal agama. Itu soal disiplin. Kalau agama kan ada yang membolehkan, ada yang melarang. Jadi itu masing-masing saja soal cadar itu,” sambungnya.

Jika pelarangan cadar tersebut diterapkan di instansi pemerintahan, lanjut Ma’ruf Amin, maka sudah sepatutnya dipatuhi karena merupakan bagian dari disiplin cara berpakaian.

“Tetapi, kalau untuk misalnya di kantor-kantor, di tempat tertentu yang memang pada aturan cara berpakaiannya, saya kira itu yang harus dipatuhi,” pungkasnya.

DPR Beri Pesan ke Fachrul Razi: Boleh Merombak Sesuatu, Tapi Jangan Lupa Arahnya
Halaman:
  • Penulis: Iskandar

Rekomendasi

 

Berita Terkait