Jitunews.Com
24 Oktober 2019 20:12 WIB

Simak! Sertijab Menko PMK dari Puan Maharani ke Muhadjir Efendy

Simak ulasan selengkapnya

Puan Maharani dan Muhadjir Efendy (Doc Jitu)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sehari setelah diumumkan dan dilantik sebagai Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI untuk periode 2019 - 2024, Menko PMK, Muhadjir Effendy diterima secara resmi oleh Menko PMK periode sebelumnya (2014 - 2019) Puan Maharani.

Acara lepas sambut yang dihadiri oleh jajaran pejabat dan segenap karyawan di lingkungan Kemenko PMK ini berlangsung di Aula Heritage, gedung Kemenko PMK, Jakarta, Kamis siang. Turut hadir dalam acara ini Mensos, Juliari Batubara; segenap anggota DPR RI; dan para awak media.

Acara lepas sambut ini diawali dengan tayangan video lima tahun masa kerja Puan Maharani semasa menjabat Menko PMK periode 2014 - 2019 hingga akhirnya mengundurkan diri untuk duduk sebagai Ketua DPR RI.



Pembangunan SDM, Mendikbud: Guru Harus Kita Tangani Duluan

"Ibu (Puan Maharani—red) sudah meletakkan pondasi penting bagi Kami di Kemenko PMK. Lima tahun memang terasa begitu cepat. Sesuai pesan Ibu pertama kali datang ke Kemenko PMK di tahun 2014 lalu, Kita ini keluarga besar dan selagi terus bekerja sama, bergotong royong, tentu tidak ada pekerjaan besar yang terasa berat. Ibu sudah buktikan itu kepada Kami,” kata Perwakilan karyawan Kemenko PMK yang juga Deputi bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama, Agus Sartono.

“Terima kasih untuk semua bimbingan Ibu dan akan menjadi ‘legacy’ yang berarti bagi Kami dalam meneruskan apa yang sudah Ibu tinggalkan ini menjadi lebih baik lagi.

Usai sambutan, Agus lalu menyerahkan kenang-kenangan dari Kemenko PMK kepada Puan Maharani. Ketua DPR RI ini lalu menyampaikan sambutan singkatnya.

“Pak Muhadjir sebagai Menko PMK yang baru, Saya harap dapat meneruskan apa yang sudah Kami kerjakan di Kemenko PMK semasa saya memimpin. Tantangan ke depan tentu lebih berat karena prioritas pembangunan adalah sumber daya manusia Indonesia yang maju dan unggul. Prioritas ini seluruhnya menjadi kerja koordinasi dan sinkronisasi Kemenko PMK,” kata Puan lagi.

“Kita semua perlu ingat bahwa Kemenko PMK akan jadi tulang punggung prioritas pembangunan SDM ini. Semoga kinerja yang sudah baik dapat terus berlanjut dan yang mendatang bisa dapat lebih baik lagi,” tutup Puan mengakhiri sambutannya

Menko PMK, Muhadjir Effendy yang kemudian mendapatkan buku laporan capaian lima tahun Kemenko PMK periode 2014 - 2019 lalu menyampaikan sambutannya.

“Tidak akan banyak perubahan di Kemenko PMK, Saya hanya akan meneruskan dan melanjutkan budaya kebersamaan dan gotong royong yang sudah sangat baik di sini. Tugas Kita bersama juga untuk memelihara keberagaman yang ada,” katanya. Acara lepas sambut lalu ditutup dengan foto bersama dan wawancara media.

Merasa Aneh Dipanggil Pak Menteri, Nadiem: Panggil Saya Mas Aja
Halaman:
  • Penulis: Raka Kisdiyatma

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita