Jitunews.Com
22 Oktober 2019 17:05 WIB
Dibaca 152 x

Apakah Anda dan Anak Kecanduan Gadget? Berikut Ulasan Dampak dan Tipsnya

Simak ulasan selengkapnya

https://majalah.hidupkatolik.com/wp-content/uploads/2017/05/kkel-ilustrasi-balitaku-kecanduan-handphone-mei-2017-hidup-katolik.jpg ()

Zaman sekarang teknologi sudah semakin canggih dan hampir semua orang sibuk dengan gadget-nya sendiri, tak terkecuali anak-anak. Bahkan banyak orangtua yang sudah membebaskan anaknya untuk memainkan gadget-nya.

Padahal, jika dibiarkan anak bisa jadi kecanduan gadget, orang yang kecanduan gadget (gawai) mungkin tidak menyadari bahwa dirinya sudah mengalami masalah kesehatan akibat terlalu sering menggunakan benda tersebut. Padahal, dampaknya tidak main-main.

Kecanduan gadget berkaitan erat dengan kecanduan internet. Hal ini karena kebanyakan tontonan, permainan (game), atau fitur menarik di gadget yang sering digunakan dapat dengan mudah diakses melalui internet.



Kabar Gembira Untuk Para Pecinta Traveller Muslim! Ini Dia Restoran Halal yang ada di Luar Negeri.

Menurut para ahli, kecanduan gadget bisa menyebabkan efek euforia yang sama dengan perilaku kecanduan lainnya, seperti berjudi atau melihat tontonan pornografi. Berdasarkan hasil penelitian, kecanduan gadget dapat mengubah zat kimia otak yang pada akhirnya memengaruhi kondisi fisik, psikologis, dan perilaku seseorang.

Ciri-ciri Kecanduan Gadget

Menurut DR. Aric Sigman (psikolog Amerika Serikat yang menulis Screen Dependency Disorder: A New Challenge for Child Neurology), Screen Dependency Disorder atau SDD adalah perilaku adiksi terhadap layar gadget. Kondisi ini dapat menyerang anak usia berapapun, bahkan usia 3 sampai 4 tahun dapat terkena SSD.

Seseorang dikatakan sudah kecanduan gadget apabila sebagian besar waktunya dihabiskan untuk menggunakan gadget, seperti smartphone, tablet, laptop, atau portable gaming device. Istilah untuk kondisi ini adalah nomophobia (no mobile phobia), yang berarti ketakutan untuk aktivitas sehari-hari tanpa smartphone maupun gadget dalam bentuk lainnya.

Kalian dapet mengukur tingkat kecanduan terhadap gadget dengan menjawab beberapa pertanyaan berikut:

- Apakah Anda sering merasa tidak nyaman jika gadget tidak bersama Anda?
- Apakah Anda sering menggunakan gadget di waktu makan?
- Apakah Anda kerap memeriksa status atau unggahan (posting) pada gadget di tengah malam?
- Apakah Anda berkencenderungan untuk menggunakan gadget, padahal sedang sibuk denngan tugas sekolah atau pekerjaan kantor?
- Apakah Anda lebih sering berinteraksi dengan gadget daripada dengan orang lain?

Jika jawaban kalian lebih banyak "iya", maka kalian dapat dikatakan mengalami kecanduan terhadap gatget.

Walikota Bandung Bakal Bagikan Anak Ayam Ke Pelajar, Ternyata Ada Banyak Lho Jenis Ayam...

Halaman:

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita