Jitunews.Com
16 Oktober 2019 14:41 WIB

Anggota DPD RI Minta Jokowi Tak Masukkan Nama Susi Pudjiastuti dalam Kabinet Kerja Jilid II, Ini Alasannya

Simak ulasan selengkapnya

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. (Jitunews/Latiko Aldilla DIrga)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota DPD-RI Anna Latuconsina meminta kepada Presiden Jokowi untuk tidak memakai Susi Pudjiastuti dalam kabinet jilid duanya.

Dia menilai Susi Pudjiastuti selama menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Susi Pudjiastuti telah gagal memajukan perikanan di Maluku, dan hal itu berdampak pada tingkat kesejahteraan masyarakat Maluku.

Saya minta Pak Jokowi tidak lagi memakai Susi Pudjiastuti sebagai Menteri Keluatan dan Perikanan, karena tidak ada kemajuan bagi perikanan Maluku," ujar Latuconsina di Jakarta, Rabu (16/10).



Bertemu Jokowi Secara Tertutup, Luhut Jadi Menteri Lagi?

Latuconsina mengatakan kegagalan Susi terlihat dari berbagai kebijakan yang dikeluarkannya yaitu Peraturan Menteri Nomor 56 Tahun 2014 tentang moratorium bagi kapal-kapal ex asing, dan pelarangan menggunakan cantrang bagi nelayan lokal di seputaran laut utara Jawa. Keputusan ini lantas berdampak hingga ke Maluku dan menyebabkan ribuan pekerja asal Maluku kehilangan lapangan kerja.

“Parahnya, keputusan Menteri Susi ini tidak disertakan dengan solusi atau kebijakan lain yang tidak merugikan masyarakat Maluku. Padahal, beberapa janji Pemerintah Pusat kepada masyarakat Maluku bisa menjadi alternatif jitu untuk mengatasi kesenjangan sosial atas kebijakan moratorium tersebut,” tuturnya.

Bahkan, kata Latuconsina, program Pempus di Maluku khususnya bidang perikanan tidak berjalan dengan baik alias gagal, diantaranya infrastruktur yang dibangun di Maluku rusak dan berubah menjadi besi tua  tanpa digunakan.

"Pelabuhahan penambatan ikan, salah satunya, contoh di Desa Kawa, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). Kapal yang diberikan kepada nelayan konstruksinya tidak sesuai dengan kebiasaan nelayan di Maluku, kapal diberikan tanpa ijin operasional," jelasnya.

Selain kegagalan dibidang perikanan, janji Susi Pudjiastuti untuk menambah anggaran sebesar Rp1 triliun pada 11 Desember 2014 lalu tidak ditepati. Belum juga direalisasi, Menteri yang juga pengusaha ini kembali janji memberikan anggaran tambahan sebesar Rp4 triliun untuk membiayai Maluku sebagai Lumbung Ikan Nasional (LIN) kembali diingkari.

"Berbagai janji yang disampaikan oleh Susi Pudjiastuti tidak satupun terealisasi. Mulai dari tambahan anggaram Rp1 triliun yang disampaikan di hadapan Anggota DPRD Maluku tahun 2014, hingga janji Rp4 triliun pada Desember 2016 untuk pembiayaan LIN tak kunjung ada," pungkasnya.

Disebut-sebut Masuk Kabinet Jokowi, Anak Habibie: Saya Siap Dimanapun
Halaman:
  • Penulis: Khairul Anwar,  Raka Kisdiyatma

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita