Jitunews.Com
11 Oktober 2019 01:30 WIB

InsightID Bantah Jadi Buzzer Separatisme Papua

Simak ulasan selengkapnya

(the verge)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - InsightID membantah menjadi buzzer separatisme Papua. Pernyataan tersebut merespon pemberitaan yang dinilai keliru.

Pihak InsightID mengatakan bahwa Tim Cybersecurity Facebook menemukan dan telah menghapus ratusan akun palsu yang digunakan sebagai buzzer untuk menyebarkan isu Papua Barat.

Akun-akun yang ada di Facebook dan Instagram tersebut berisi konten-konten berbahaya bagi keamanan negara yang mendukung gerakan separatisme di Papua Barat.



Distribusikan Bantuan Ke Nduga, Kemensos: Kami Harap Tidak Ada Penolakan Lagi

Dia juga melaporkan, setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, dia menemukan ada satu pihak yang terkait erat dengan semua kejadian ini.

“Meskipun orang-orang di balik kegiatan ini berusaha menyembunyikan identitas mereka, penyelidikan kami menemukan tautan ke perusahaan media di Indonesia bernama InsightID,” pungkasnya.

Terkait pemberitaan yang mengesankan bahwa InsightID mengelola seluruh akun-akun yang dihapus oleh Facebook.

“Ada total 145 akun, yakni 69 akun Facebook, 42 Facebook Pages, dan 34 ajun Instagram,” ujar Nathaniel.

Dia juga melaporkan, setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, dia menemukan ada satu pihak yang terkait erat dengan semua kejadian ini.

“Meskipun orang-orang di balik kegiatan ini berusaha menyembunyikan identitas mereka, penyelidikan kami menemukan tautan ke perusahaan media di Indonesia bernama InsightID,” pungkasnya.

Lebih lanjut mengenai poin pemberitaan bahwa InsightID membelanjakan dana sejumlah 4,2 miliar untuk Facebook Ads.

“Koordinator aksi ini menghabiskan total USD300 atau Rp4,2 miliar hanya untuk di platform Facebook saja,” ujarnya.

Berikut poin-poin klarifikasi dari InsightID:

Belum Tertangkap, Polisi Buru Aktor Intelektual Kerusuhan Papua

Halaman:
  • Penulis: Raka Kisdiyatma

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita