Jitunews.Com
30 September 2019 16:10 WIB

Jonan: Pemimpin Dunia Komit Mengembangkan EBT Termasuk Indonesia

Malam Penghargaan Subroto 2019 merupakan bagian dari serangkaian pekan peringatan Hari Jadi Pertambangan dan Energi ke-74.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan didampingi Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar, Jumat (27/9) menyampaikan Penghargaan Subroto 2019. (Ist)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan didampingi Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar, Jumat (27/9), menyampaikan Penghargaan Subroto 2019 kepada para stakeholder yang turut berperan aktif membangun sektor energi dan mineral di Djakarta Theatre, Jakarta.

"Acara ini sebagai refleksi bagi kita untuk terus menyesuaikan semangat kerja yang lebih cepat dalam memahami perubahan dunia," kata Jonan dalam sambutannya sebelum memberikan Penghargaan Subroto kepada 62 stakeholder berprestasi setahun ke belakang.

Pada kesempatan tersebut, Jonan juga mengapresiasi seluruh pemangku kepentingan sektor ESDM yang mampu berkolaborasi dan bekerja beriringan dengan Pemerintah demi mempercepat tujuan pembangunan sektor ESDM melalui rasio elektrifikasi. "Saya terima kasih sekali kepada stakeholder sektor ini menyumbang biaya untuk menyambung listrik yang gratis (bagi warga kurang mampu) terkumpul sekitar 320 ribu," ungkap Jonan.



Kementerian ESDM Raih BKN Awards

Sikap empati untuk menyumbang sambung listrik gratis ini menurut Jonan penting bagi seorang pemimpin. "Di tren dalam dunia modern, leadership itu salah satu unsur yang mulai dikembangkan adalah empati. Sangat penting sekali yang hadir di sini sebagai pemimpin memiliki empati, memiliki perasaan bagaimana mengurangi kesenjangan (ekonomi). Apalagi sektor ini sensitif. kalau SDA-nya diusahakan tapi lingkungan sekitarnya tidak berubah, saya kira keadilan sosialnya tidak ada," tegasnya.

Saat ini, Pemerintah tengah siap menghadapi tantangan global dalam mengatasi perubahan iklim (climate change) melalui Energi Baru Terbarukan (EBT). "Saat saya menghadiri UN General Assembly, para pemimpin dunia komit untuk mengembangkan EBT termasuk Indonesia. Karena energi akan sangat berpengaruh terhadap perubahan iklim," kata Jonan.

Jonan mengajak para stakeholder untuk mengeksekusi segera pemanfaatan EBT jika tidak ingin dampak dari climate change menimbulkan efek negatif bagi kehidupan masyarakat. "Ini menjadi konsen besar yang harus dilakukan bersama-sama," katanya.

Menteri ESDM pun tak lupa mengapresiasi kepada para Penerima Penghargaan Subroto 2019  penghargaan tertinggi yang diberikan oleh Kementerian ESDM. "Saya ucapkan selamat kepada para pemenang. Terima kasih atas para sponsor dan para stakeholder yang sudah dilakukan selama ini," tutur Jonan.

Malam Penghargaan Subroto 2019 merupakan bagian dari serangkaian pekan peringatan Hari Jadi Pertambangan dan Energi ke-74. Beberapa hari sebelumnya, Kementerian ESDM telah melaksanakan acara bakti sosial dan sepeda santai yang diikuti oleh seluruh pegawai dan stakeholder Kementerian ESDM pada awal September.

Selain sepeda santai dan donor darah, rangkaian awal peringatan HUT PE ke-74 juga diisi dengan beragam perlombaan, seperti Porseni dan Energy Voice. Lomba ini diikuti oleh seluruh pegawai Kementerian ESDM dan BUMN Sektor ESDM ini berlangsung meriah.

Sejak tanggal 26 Agustus hingga 8 September, rangkaian HUT PE Ke-74 telah diisi dengan Pekan Olahraga dan Seni. Sementara pada tanggal 19 September 2019 dilangsungkan ziarah serentak ke beberapa Taman Makam Pahlawan untuk mengenang jasa pahlawan energi.

Fokus KESDM ke Depan, Menteri Jonan Tekankan Pengembangan Energi Ramah Lingkungan
Halaman:
  • Penulis: Vicky Anggriawan

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita