Jitunews.Com
27 September 2019 19:11 WIB

Sedang Cemas dengan Kondisi Negara, Prabowo: Huru-Hara, Revolusi, dan Perang Saudara

Simak berita selengkapnya

Prabowo Subianto mengaku prihatin atas meninggalnya KPPS saat pemilu 2019 (Jitunews/Khairul)

BOGOR, JITUNEWS.COM - Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto mengakui dirinya sedang cemas dengan kondisi yang terjadi di Negara Indonesia saat ini.

"Saya merasa terus terang saja isi hati saya kecemasan. Saya merasa cemas, saya merasa cemas apa yang sedang terjadi kepada negara kita dan mungkin akan terjadi kepada negara kita," ujar Prabowo di Hambalang, Bogor, (26/9).

Baca Juga: Tingkatkan Ketahanan Pangan Sektor Maritim, Spotmar Kolinlamil Sebar Bibit Ikan



Jika Gibran Maju Pilwakot Solo Jalur Independen, Ini Kata Gerindra

Akui Jokowi Presiden Paling Keren, Netizen ke Saut, "Pengen Dapat Jabatan?"

Kecemasan Prabowo ini dipicu setelah mengetahui ciri-ciri negara gagal yang telah dipaparkan oleh Niail Ferguson, seorang sejarahwan dari Inggris. Di mana ancaman sebuah negara berupa inflasi, ledakan penduduk, pengangguran, kesenjangan penghasilan, korupsi, dan radikalisme.

Dan dari ciri-ciri tersebut, Prabowo mengatakan kesemuanya ada di Indonesia. Maka besar kemungkinan, akan terjadi kekacauan di negara tersebut. Tetapi, ia meminta publik untuk tidak salah paham dengan kecemasannya.

"Huru-hara, revolusi dan perang saudara," ucap Prabowo.

Jokowi Ingin Buat Perppu KPK, Fraksi PDIP: Presiden Gak Hormati Kita Dong?

"Saya tidak bermaksud punya niat, nanti (dibilang) Prabowo ini menghasut atau sebagainya, maka saya buka forum terbuka, jangan ada lagi 01 02," tandasnya.

Zulhas Hapus Acara Doa di Sidang Terakhir MPR, Fraksi Gerindra Protes Keras, "Kami Walk Out"
Halaman:
  • Penulis: Nugroho Meidinata

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita