Jitunews.Com
24 September 2019 16:21 WIB

Ekspor Batik Nasional Tembus 18 Juta Dolar

Batik jadi sektor andalan dalam implementasi peta jalan Making Indonesia 4.0.

Gati Wibawaningsih (dok. Kemenperin)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Batik merupakan industri ungggulan yang banyak membuka lapangan pekerjaan. Tercatat dari 101 sentra batik di Indonesia, terdapat 47 ribu unit usaha dan telah menyerap tenaga kerja hingga 200 ribu orang.

Dalam pidato pembukaannya pada pameran Batik dengan tema Membatik untuk Negeri di Jakarta, Selasa (24/9). Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian, Gati Wibawaningsih menegaskan batik menjadi sektor andalan dalam implementasi peta jalan Making Indonesia 4.0.

“Selain itu, industri batik yang merupakan bagian dari industri tesktil dan busana, juga menjadi salah satu sektor andalan dalam implementasi peta jalan Making Indonesia 4.0,” Ujar Gati.



Tiba di Pabrik Esemka, Jokowi Akan Lakukan Peresmian

Gati menjelaskan bahwa industri ini jadi prioritas pengembangan karena dianggap punya daya ungkit besar dalam penciptaan nilai tambah.

“Industri batik kita mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional dan produknya telah diminati pasar global,” ungkapnya.

Kemenperin mencatat, nilai ekspor dari industri batik nasional pada semester I tahun 2019, mencapai USD17,99 juta atau sekitar Rp 253 milyar. Sementara itu, sepanjang tahun 2018, tembus hingga USD52,4 juta atau Rp 747 milyar. Negara tujuan utama pengapalan produk ini antara lain ke Jepang, Amerika Serikat, dan Eropa.

“Kemudian, dengan nilai perdagangan dunia untuk produk pakaian jadi yang mencapai USD442 miliar, industri batik kita berpeluang besar untuk meningkatkan pangsa pasarnya, mengingat kain lembaran batik juga merupakan salah satu bahan baku produk pakaian jadi,” pungkasnya.

Dalam acara tersebut Kemenperin memberikan apresiasi kepada Yayasan Batik Indonesia yang secara konsisten melestarikan batik melalui berbagai kegiatan.

Untuk diketahui pameran “membatik untuk negeri” dilaksanakan mulai tanggal 24 September 2019 sampai dengan tanggal 27 September 2019 di Plasa Pameran Industri, Kemenperin, Jakarta.

Airlangga Sebut Esemka Bisa Gerakkan Perekonomian Daerah
Halaman:
  • Penulis: Nurman Abdul Rohman

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita