Jitunews.Com
11 September 2019 09:47 WIB

Timnas Indonesia Kembali Telan Kekalahan, Irfan Bachdim: "Kami Cuma Underdog.."

Timnas Indonesia menelan kekalahan kedua, kali ini dari Thailand

Irfan Bachdim (Replubika)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Timnas Indonesia kembali menelan kekalahan dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia. Kini mereka harus keok di tangan Thailand.

Bermain sebagai tuan rumah di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa (10/09), Stefano Lilipaly cs sebenarnya sudah bermain apik di babak pertama. Namun pada babak kedua, Tim Garuda seakan hilang fokus seperti di laga pertama saat menghadapi Malaysia.

Kesempatan itu langsung dimanfaatkan Thailand untuk membuka keran gol lewat Supachok Sarachat di menit ke-55. Sepuluh menit berselang tim gajah putih kembali menjaringkan bola ke gawang Andritany lewat gol Theerathon Bunmathan.



FT: Malaysia Comeback, Timnas Indonesia Tumbang di GBK

Tak cukup unggul 2 gol, Thailand kemudian memastikan kemenangan lewat gol ketiga yang kembali dicetak Sarachat.

Menanggapi kekalahan tersebut, Striker Timnas, Irfan Bachdim mengatakan bahwa timnya sudah bermain apik pada babak pertama namun akhirnya kalah karena Thailand lebuh berpengalaman.

"Pada babak pertama kami sudah bermain bagus. Hanya, kami melawan tim yang sulit, punya pengalaman. Saya rasa tim sudah berusaha, memang bermain lebih bertahan, namun kami juga tadi mampu menciptakan beberapa peluang dari serangan balik. Saya tidak ingin menyalahkan pemain secara individu, tapi mungkin tadi kurang fokus," kata Irfan Bachdim, dikutip dari laman Bola (11/09).

Namun Bachdim mengatakan tetap percaya dengan kemampuan Timnas Indonesia saat ini.

"Kami melawan tim yang berpengalaman. Mereka datang dan menyerang, makanya tadi kami seperti frustrasi. Namun, kami harus realistis menyikapi hasil ini karena tadi masuk ke lapangan sebagai underdog. Tapi, kami sudah memberikan semuanya dan saya tetap percaya dengan tim ini," ujar Irfan Bachdim.

Ini Komentar Simon McMenemy Usai Timnas Indonesia Kalah dari Malaysia, "Sulit Diterima, Ini Menyakitkan..."
Halaman:
  • Penulis: Raka Kisdiyatma

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita