Jitunews.Com
5 September 2019 19:30 WIB

Mantan Petinggi BIN Sebut Ada Campur Tangan Negara Besar di Kerusuhan Papua

Negara mana?

Mantan Kepala BIN AM Hendropriyono. (Antara)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Abdul Mahmud Hendropriyono menduga ada negara besar di balik kericuhan yang terjadi di Papua. Sebab, muncul adanya isu referendum yang akan dilakukan di Bumi Cendrawasih.

"Tapi ya itulah memang difasilitasi, ada yang main dan yang main itu negara besar," katanya saat ditemui di Jakarta Selatan, sebagaimana laporan Merdeka.com, Kamis (5/9).

Baca juga: Wiranto Klaim Pembatasan Internet di Papua Sudah Dibuka



Merasa Utang Budi dengan Papua, Ini yang Akan Dilakukan Ma'ruf Amin, "Jadi Daerah..."

Dalam hal ini, ia tak merinci negara tersebut. Kendati demikian, Ketua Dewan Kehormatan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) ini meminta semua pihak untuk bersama-sama melawan campur tangan asing tersebut.

"Ada yang main ini makanya kalau nggak bersatu, kita nggak bisa menyimpulkan permainan ini karena opini pecah belah," tegasnya.

Sebelumnya, Menko Polhukam Wiranto menegaskan keterlibatan asing dalam kerusuhan di Papua dan Papua Barat nyata. Bukan hanya dugaan. Sebab, ada kelompok lokal yang terafiliasi dengan kelompok asing, sudah ada buktinya.

"Jadi memang ada, bukan dugaan. Ada buktinya, ada satu kegiatan yang memang benar-benar itu merupakan kegiatan dari luar," kata Wiranto di kantornya, Jakarta, Rabu (4/9).

Di mana, masih kata dia, keterlibatan asing itu membuat, pihak-pihak di Papua terhasut, dan membuat gerakan massa di bumi cenderawasih.

"Yang kemudian menginspirasi, memotivasi dan istilahnya menghasut adanya gerakan-gerakan itu," ungkap Wiranto.

Saat ditekankan, apakah pihak asing yang dimaksud adalah negara lain, orang asing, atau sekelompok organisasi, dirinya memilih diam tak menjawab.

Wiranto Klaim Pembatasan Internet di Papua Sudah Dibuka
Halaman:
  • Penulis: Kesdik Bayu

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita