Jitunews.Com
29 Agustus 2019 17:32 WIB

Petani Diminta Kerja 24 Jam, Demokrat: Edan!

Menteri Pertanian meminta petani untuk mengurangi jam istirahat dan bekerja lebih keras lagi

Ilustrasi. (Istimewa)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, meminta para petani untuk bekerja 24 jam penuh selama sehari untuk mengejar produksi pangan senilai Rp14 triliun di tahun ini dan Rp30 triliun oada tahun depan.

Pernyataan Amran tersebut mendapat tanggapan dari Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean.

"Edan..!! Petani disuruh kerja 24 jam, tapi dirinya dengan mendag selalu bekerja impor pangan," ujar Ferdinand seperti dilansir Jitunews dari akun Twitternya, Kamis (29/8).



Pimpinan DPR Puji Capaian Sektor Pertanian Era Amran

Sebelumnya, Amran meminta petani untuk mengurangi jam istirahat dan bekerja lebih keras lagi. Menurutnya, dengan begitu maka Sumatera Selatan bisa masuk dalam 5 besar penghasil pangan terbesar.

Hal itu untuk mengejar produksi pangan senilai Rp14 triliun pada tahun ini dan Rp30 triliun pada tahun depan.

"Kalau bisa, 26 jam. 2 jam melamun, 24 jam bekerja. Kurangi tidur. Tidur dekat ekskavator (mesin pengeruk untuk penggalian) bareng pak Danramil. Bangun, kerja lagi. Dengan semangat kerja begini, Sumsel yang 5 besar penghasil pangan terbesar, nomor tiga di Indonesia bisa menjadi peringkat 1 pada 2020," ujar Amran saat berdialog bersama petani yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Petani (Gapoktan) di Kecamatan Muara Padang, Banyuasin, Sumatera Selatan, Rabu (28/8).

Kementerian Pertanian, lewat Program Selamatkan Rawa, Sejahterakan Petani (Serasi) Sumsel, menggulirkan bantuan senilai Rp400 miliar berupa alat mesin pertanian, termasuk ekskavator, benih, dan penunjang lainnya. Program ini untuk meningkatkan masa panen dari satu kali menjadi tiga kali dalam satu tahun.

Jimly Usul MK Tak Pindah ke Kaltim, Demokrat: Tidak Ada yang Namanya Ibu Kota Pemerintahan
Halaman:
  • Penulis: Aurora Denata

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita