Jitunews.Com
26 Agustus 2019 14:40 WIB

Produksi Migas Menurun, WOWS Jadi Solusi

Sejak delapan tahun terakhir, produksi minyak terus mengalami penurunan

Praktisi migas, Satoto Agustono dalam diskusi Forum Keuangan.co yang berlangsung di Jakarta, Senin (26/8). (Ist)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Salah satu tantangan nyata dalam meningkatkan produksi minyak nasional adalah kondisi sumur minyak yang berumur dan cadangan terbatas.

Mencari sumber minyak baru bukanlah pekerjaan mudah, biaya yang dikeluarkan pun tidak sedikit. Bahkan, sejak delapan tahun terakhir, produksi minyak terus mengalami penurunan. Menurunnya produksi sumur-sumur migas yang berumur merupakan hal yang lazim, karena seringnya dieksploitasi akan membuat cadangan sumur tersebut surut dan sulit diambill.

Untuk mencegah terjadinya penurunan produksi minyak disumur eksisting, adalah dengan pemeliharaan, yakni Work Over Well Service (WOWS). Work Over merupakan pekerjaan ulang atas sebuah sumur minyak yang telah ada dan Well Service adalah perawatan sumur minyak.



Terbitkan Permen, Arcandra: Perusahaan Migas Dapat Kemudahan Akses Data

Praktisi migas, Satoto Agustono, mengatakan produksi minyak dari Work Over jumlahnya bisa melebihi hasil pemboran dan low cost, serta kepastian mendapatkan minyaknya lebih tinggi.

“Kalau mengebor atau mengembangkan sumur baru hingga kedalaman 1500 meter, biayanya mencapai 4 hingga 5 juta US Dollar,” ujar Satoto dalam diskusi Forum Keuangan.co dengan tema “WOWS Dan Produksi Minyak Kita” pada Senin (26/8).

Satoto menambahkan, WOWS akan selalu dibutuhkan selama minyak masih dieksploitasi.

WOWS Jadi Primadona, Praktisi Migas: Kepastian Mendapatkan Minyaknya Lebih Tinggi

Halaman:
  • Penulis: Aurora Denata

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita