Jitunews.Com
20 Juni 2019 03:24 WIB

Sidang Terus Dilanjutkan, Tim Prabowo Singgung Kematian KPPS

"Kita sudah melihat, sudah disampaikan teman-teman dinas kesehatan, KPU juga membenarkan, ada tujuh ratus orang KPPS meninggal karena kelelahan,"

Sidang Sengketa Pilpres 2019 (Kompas.com)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Tim kuasa hukum Paslon 02 Prabowo-Sandi meminta Mahkamah Konstitusi (MK) menunda sidang sengketa Pilpres 2019. Sebab sidang masih berjalan meski sudah berganti hari.

Kuasa hukum Prabowo-Sandi, Teuku Nasrullah, mengungkit kasus kematian Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) saat meminta MK menunda sidang.

"Kita sudah melihat, sudah disampaikan teman-teman dinas kesehatan, KPU juga membenarkan, ada tujuh ratus orang KPPS meninggal karena kelelahan," kata Nasrullah dalam sidang di Gedung MK, Jakarta, Kamis (20/6) dini hari.



BPN Tak Bisa Tunjukkan Bukti 17,5 Juta KTP Palsu, Netizen Bilang, "Karangan Mimpi Kok Diajukan ke MK"

Pernyataan Nasrullah sontak memicu protes dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). Kuasa hukum KPU, Ali Nurdin, menyatakan keberatan atas pernyataan Nasrullah.

"Keberatan Yang Mulia, keberatan itu dikait-kaitkan," ucap Ali.

Haris Azhar Mundur Jadi Saksi Prabowo, BW: Suratnya dari Mana? Saya Belum Tahu

Halaman:
  • Penulis: Kesdik Bayu

Baca Juga

 

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita