Jitunews.Com
16 Juni 2019 13:58 WIB

BPN Klaim Saksinya Terancam, TKN Malah Singgung Zaman Mertua Prabowo, "Omong Kosong"

"Seperti yang terjadi pada masa mertua Pak Prabowo memimpin negeri ini"

Sekjen PSI Raja Juli Antoni (Jitunews/Latiko Aldilla Dirga)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Raja Juli Antoni menanggapi pernyataan dari kubu Prabowo-Sandi yang mengatakan saksinya dalam persidangan MK terancam keselamatannya.

Raja Juli justru menyinggung zaman kepemimpinan mertua dari Prabowo Subianto, Soeharto yang kerap terjadi adanya penculikan, kekerasan, dan intimidasi.

Baca Juga: Jika MK Menangkan Jokowi, BPN Bilang, "Secara Brutal..."



Jokowi Dibilang Nyumbang Dana Kampanye 19 M, TKN Bantah, "02 Baca Laporan di Mana Itu?"

KPU Keluhkan Sulit Dapat Tiket Pesawat di Depan Hakim MK, Fahri Hamzah: Gak Masuk Akal

Dan hal tersebut jauh berbeda dengan kondisi saat ini di mana Indonesia merupakan negara demokrasi.

"Sekarang mereka sedang membangun narasi bahwa mereka punya banyak saksi yang wow dan terancam keselamatan mereka. Ini omong kosong saja. Kita hidup di negara demokratis. Hampir tidak ada penculikan, tindak kekerasan, intimidasi dsb seperti yang terjadi pada masa mertua Pak Prabowo memimpin negeri ini," kata Raja Juli kepawa awak media (16/6).

Sebelumnya, (15/6) tim hukum Prabowo-Sandi mendatangi Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk meminta jaminan keselamatan para saksi ahli dari kubu Prabowo-Sandi.

Sebut Kuasa Hukum 02 Gamang, Ruhut Bilang, "Prabowo-Sandi Diberi Harapan Mimpi di Siang Bolong"
Halaman:
  • Penulis: Nugroho Meidinata

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita