Jitunews.Com
14 Juni 2019 11:05 WIB

Sidang Perdana di MK, Menkominfo Beri Pembatasan WhatsApp?

Apakah aplikasi WhatsApp akan dibatasi kembali layaknya pada aksi 22 Mei lalu?

WhatsApp (nguoiduatin.vn)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara angkat bicara terkait isu pembatasan layanan media sosial (medsos) dan pesan instan, seperti WhatsApp serta lainnya hari ini.

Hari ini, Jumat (14/6) merupakan hari pertama sidang gugatan Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK). Untuk itu, pemerintah terus memantau platform dunia maya, khususnya layanan media sosial dan video file sharing yang memungkinkan hoax lebih cepat menyebar.

Baca juga: Samsung Siap Luncurkan Galaxy Tab S5 Bulan Agustus Mendatang



Qualcomm Gandeng Samsung Guna Kembangkan Snapdragon 865

Berdasarkan pantuan tersebut, Rudiantara mengatakan memang ada hoax. Namun Kominfo tidak melihat adanya peningkatan konten negatif, mulai dari berita bohong (hoax), hasutan hingga provokasi, seperti kejadian pada 22 Mei lalu.

Meski tidak ada pernyataan tegas, apakah pemerintah akan melakukan pembatasan medsos dan WhatsApp Cs, tetapi berdasarkan peredaran konten negatif tersebut, pemerintah belum ada upaya melakukan kebijakan serupa seperti bulan kemarin.

"Saat itu, selain banyaknya hoax berkaitan pengumuman hasil pemilu oleh KPU, juga kanal (URL) baru yang digunakan untuk penyebaran hoax (di Facebook, Instagram, Twitter, dan YouTube) antara 600-700 URL. Saat ini, sudah menurun di bawah 100 URL," tutur Rudiantara dikutip dari detikINET, Jumat (14/6).

Dalam kesempatan ini, Menkominfo juga berharap tidak ada oknum masyarakat yang memanfaatkan internet untuk tujuan negatif.

"Kami berharap, untuk kita tidak memanfaatkan dunia maya untuk hal-hal yang negatif, sehingga tidak ada lagi pembatasan akses atas fitur-fitur, baik di media sosial maupun platform video file sharing," pungkasnya.

Samsung Siap Luncurkan Galaxy Tab S5 Bulan Agustus Mendatang
Halaman:
  • Penulis: Kesdik Bayu

Baca Juga

 

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita