Jitunews.Com
12 Juni 2019 20:30 WIB

Cari Utangan Buat Bangun Smelter, Freeport: Mungkin Sudah 15 Bank yang Berminat….

Perusahaan tambang itu membutuhkan 3 miliar dolar AS untuk pembangunan smelter.

Tony Wenas memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor Kementerian ESDM, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (5/7). (Dok. Jitunews)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - PT Freeport Indonesia mengaku tengah melakukan pembicaraan untuk memperoleh pinjaman guna membiayai pembangun smelter atau fasilitas pemurnian di Gresik, Jawa Timur.

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, mengatakan, perusahaan tambang itu membutuhkan 3 miliar dolar AS untuk pembangunan smelter.

"Masih dalam proses pembicaraan, tapi banyak yang minat. Mungkin sudah 15 bank yang berminat, bank asing dan nasional," beber Tony, saat ditemui dalam halalbihalal di Kementerian ESDM Jakarta, Rabu (12/6).



Progress Smelter Freeport Indonesia Capai 3,86%, Akhir Tahun 2022 Selesai

Lebih jauh, Tony mengatakan, pihaknya masih proses pembicaraan sehingga belum diketahui berapa porsi pendanaan yang berasal dari pinjaman, kas internal termasuk dari PT Inalum sebagai pemegang saham.

"Kita lagi bicara bentuknya, jumlahnya, detailnya, itu masih dalam pembicaraan. Mudah-mudahan (bisa tahun ini)," tambah Tony.

Saat ini, sambung Tony, progres penyiapan lahan untuk pembangunan smelter terus berjalan, seperti memasang prefabricated vertical drain untuk memadatkan tanah di lahan yang akan digunakan.

"Jadi bukan reklamasi, tapi dipadatkan. Konstruksinya kan gede jadi harus dipastikan bahwa tanahnya betul-betul padat," tuntasnya.

Temui Bos Freeport, Jonan Terbang ke AS, Ini yang Dibahas
Halaman:
  • Penulis: Riana

Baca Juga

 

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita