Jitunews.Com
31 Mei 2019 21:45 WIB

Persilahkan Pendatang Adu Nasib di DKI, Anies Tak Khawatir soal Jakarta Makin Padat

Anies telah menghapuskan Operasi Bina Kependudukan (Binduk) diganti menjadi Pelayanan Binduk. Jakarta jadi makin terbuka bagi siapa saja.

Anies Baswedan (The Jakarta Post) ()

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mempersilahkan pendatang untuk mengadu nasib di ibu kota. Anies mengaku tak khawatir soal semakin padatnya kota yang dipimpinnya itu.

Sebelumnya, Anies telah menghapuskan Operasi Bina Kependudukan (Binduk) diganti menjadi Pelayanan Binduk. Menurutnya, Jakarta adalah milik semua rakyat di Indonesia. Tidak ada larangan bagi warga negara Indonesia untuk mendapatkan pekerjaan dimana pun mereka berada.

Baca juga: 1.885 PNS Tidak Masuk Kerja Hari Ini, Anies: Kelihatannya Normal



Sebut Jokowi Culas, Licik dan Rakus, Polisi Selidiki Akun FB Rocky Gerung

"Itu prinsip dasar dalam bernegara. Dan Jakarta tidak dikecualikan dari itu. Seorang dari Wonogiri boleh mencari pekerjaan di Balikpapan, boleh mencari pekerjaan di Medan, di Bandung, Yogya, boleh di Jakarta. Nah, kalau kita tidak menghargai prinsip dasar di dalam bernegara seperti ini, nanti mengatur negara akan bahaya sekali," kata Anies Baswedan di Balai Kota DKI, Jakarta, dikutip dari beritasatu, Jumat (31/5).

Selain itu, kata Anies, kota Jakarta bisa berkembang dan hidup, salah satunya kontribusi dari para pendatang. Mereka bekerja di Jakarta dan turut menggerakkan roda perekonomian di Ibu Kota.

"Lalu, tugas kita adalah memastikan semua data kependudukan itu baik. Karena itu, saya minta kepada semua yang datang ke Jakarta, bawa surat-surat kependudukan. Kemudian kita akan ada program pelayanan Binduk. Saya tidak mau menggunakan istilah operasi lagi," tegas Anies Baswedan.

Jadi Tersangka, Mantan Bawahan Bela Soenarko soal Pengiriman Senjata Api Ilegal
Halaman:
  • Penulis: Kesdik Bayu

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita