Jitunews.Com
24 Mei 2019 04:30 WIB

Dian Sastrowardoyo Berikan Komentar Mengenai Aksi Massa Pada 22 Mei di Depan Bawaslu

Berikut pernyataan lengkapnya

Dian Sastrowardoyo. (Instagram @therealdisastr)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Dian Sastrowardoyo memberikan komentarnya mengenai aksi demo pada tanggal 22 Mei di depan kantor Bawaslu yang sempat terjadi kerusuhan.

Menurut, wanita cantik berumur 37 tahun itu kejadian tersebut mengingatkan dirinya dengan tragedi tahun 98 ketika ia masih duduk dikelas 1 SMA.

"Sebagai generasi 90an, saya akan selalu ingat Peristiwa mencekam Mei 1998. Saat itu saya duduk di kelas 1 SMA di Tarakanita 1 dan sekolah diliburkan 3 hari. Keadaannya tidak berbeda jauh dengan kekisruhan hari ini, ketika sebagian besar kantor dan sekolah diliburkan," tulisnya di akun Instagram pribadinya @therealdisastr (24/05)



Wah! Bawa Obor Asian Games, Dian Sastro Sampai Begini

Dian kemudian menceritakan bahwa pada tahun 98 mahasiswa dan rakyat meminta untuk Suharto mundur setelah berkuasa selama 32 tahun sebagai presiden Indonesia.

"Tuntutan rakyat dan mahasiswa pada waktu itu adalah memaksa Suharto turun setelah 32 tahun berkuasa. People power berhasil, reformasi dan demokrasi tumbuh meskipun dengan segala tantangannya," lanjut Dian.

Tak lupa dirinya juga berterimakasih kepada KPU dan Bawaslu karena sudah berhasil melaksanakan pemilu 2019. Ia juga mengucapkan terimakasih kepada TNI-Polri karena sudah menjaga rakyat dari kerusuhan.

"Oleh karena itu ijinkan saya memberi apresiasi yang setingginya untuk pemilu kita yang baru saja usai. Terimakasih untuk KPU dan Bawaslu, juga segenap jajaran Polri dan TNI yang telah sekuat tenaga menjaga rakyat Indonesia dari kekacauan. Diatas kekuasaan, selalu ada yang lebih tinggi daripada itu semua. Yaitu persatuan kita," pungkasnya.

Dian Sastro Unggah Foto Memasak, Warganet Gagal Fokus
Halaman:
  • Penulis: Raka Kisdiyatma

Baca Juga

 

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita