Jitunews.Com
22 Mei 2019 08:54 WIB

Jelang Idulfitri, Pemerintah Pantau Ketat Tiga Produk Ternak

Ada fenomena yang selalu muncul saat menjelang Puasa dan Lebaran, yakni fluktuasi harga telur ayam.

Seorang pembeli menawar daging sapi di pasar Agung, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat. (JITUNEWS/Johdan A.A.P)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Daging sapi, daging ayam dan telur ayam ras adalah tiga komoditas hasil ternak yang selalu meningkat permintaannya selama Ramadhan dan Hari Raya Idulfitri.

Karena itu, pemerintah memantau ketat kondisi pasokan tiga jenis bahan pangan sumber protein hewani tersebut agar tak terjadi lonjakan harga di masyarakat.

Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan (PPHNak) Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Fini Murfiani, mengatakan, data ketersediaan daging sapi secara nasional didapat dengan melakukan pemantauan populasi sapi potong di lokasi peternak dan di perusahaan penggemukan (feedlotter) serta stok daging beku impor di gudang importir dan gudang Bulog.

Pada Mei pasokan daging sapi nasional diperhitungkan mencapai sekitar 65 ribu ton, lebih tinggi dibanding total kebutuhan yang sekitar 59 ribu ton. Total pasokan (setelah ditambah daging kerbau impor) pada periode Mei-Juni sekitar 145,4 ribu ton dengan total kebutuhan sekitar 123 ribu ton.



Belgian Blue, Andalan Kementan Kejar Swasembada Daging Sapi 2026

“Dari data itu jelas bahwa diperkirakan kebutuhan masyarakat akan daging sapi menjelang Ramadhan dan Idulfitri bisa terpenuhi,” ujarnya.

Sedangkan, data pasokan daging ayam, menurut Fini, didapat dari hasil pantauan/perhitungan kondisi ketersediaan live bird siap panen di tingkat peternak dan realisasi distribusi DOC di April dengan memperhitungkan deplesi 6 persen, berat livebird 1,6 kg per ekor dengan konversi karkas 69,44 persen.

Dari hasil pantauan tersebut didapatkan data perkiraan pasokan daging ayam ras (broiler) pada Mei 277.910 ton dan Juni 2019 sebesar 315.296 ton. Sementara kebutuhan daging broiler pada Mei dan Juni masing-masing sebanyak 288.451 ton serta 288.451 ton.

Sebagaimana daging sapi dan daging ayam, kondisi pasokan telur ayam ras di dalam negeri juga tak mengkhawatirkan. Proyeksinya diperhitungkan berdasarkan populasi ternak ayam ras petelur (layer) produktif sebanyak 166.922.000 ekor pada Mei 2019.

Total pasokan telur pada Mei dan Juni diperhitungkan masing-masing sebanyak 243.510 ton dan 236.580 ton . Sementara kebutuhannya di bulan Mei dan Juni masing-masing sebanyak 167.144 ton dan 150.185 ton.

Fini mengakui, seperti tahun lalu biasanya permintaan daging sapi, daging ayam dan telur di masyarakat menguat sehari sebelum puasa Ramadhan (munggah), sehingga harganya sedikit meningkat. Namun, di pertengahan Ramadhan permintaan dan harganya akan menurun dan baru akan menguat lagi seminggu menjelang Idul Fitri.

“Tapi yang terjadi selama ini saat munggah kenaikan permintaannya kecil masih dibawah lima persen. Menjelang lebaran lebih besar kenaikan permintaannya, bisa sekitar 20 persen dari kondisi normal,” tutur Fini.

Uniknya Strategi Menuju Swasembada Bawang Putih

Halaman:
  • Penulis: Riana

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita