Jitunews.Com
13 Mei 2019 09:37 WIB

Di Jepang, Mentan Ajak Forum G20 Perhatikan Petani Kecil dan Generasi Muda

Langkah ini perlu dilakukan sebagai dukungan pada pembangunan sektor pertanian

Mentan RI, Andi Amran Sualiman, menghadiri Pertemuan Tingkat Menteri Pertanian Negara G20 di Niigata, Jepang, Minggu (12/5). (Kementan)

NIIGATA, JITUNEWS.COM - Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, menegaskan, pentingnya kesetaraan akses bagi petani kecil dalam pemanfaatan teknologi dan inovasi, terutama Information and Communication Technology (ICT). Langkah ini perlu dilakukan sebagai dukungan pada pembangunan sektor pertanian.

"Kemudian kita juga perlu perbaikan pada FVCs (Global Food Value Chains) dalam rangka peningkatan efisensi dan mendorong kesejahteraan petani," kata Amran dalam paparannya di Pertemuan Tingkat Menteri Pertanian Negara G20 di Niigata, Jepang, Minggu (12/5).

Menurut dia, forum G20 sudah seharusnya memberikan perhatian yang lebih besar kepada petani kecil dan generasi muda agar mereka mau terjun langsung ke sektor pertanian. Bagian ini, kata dia, adalah program strategis Pemerintah Indonesia dalam mengembangkan kewirausahaan pemuda tani.



Kementan Pasok Bawang Putih dan Telur ke Pasar Jakarta

"Anak muda dan digitalisasi perlu diperhatikan supaya sektor pertanian terus memiliki inovasi dalam rantai nilai pangan (FVC)," katanya.

Amran menekankan, seluruh delegasi juga perlu berkolaborasi untuk mengatasi dampak perubahan iklim dan pencapaian SDGs dengan memperhatikan kesepakatan global pada Rencana aksi United Nations Decade of Family Farming 2018-2028.

Dalam hal ini, kata dia, Indonesia memberikan masukan untuk tetap memperhatikan kesetaraan isu fair trade negara-negara G20, terutama yang menyangkut pencapaian rantai nilai pangan (Food Value Chains/FVC).

Beberapa usulan diantaranya berhasil masuk rumusan utama dalam deklarasi akhir yang dibacakan pada saat penutupan pertemuan.

Namun di sisi lain, Amran menyayangkan ketidakjelasan kesepakatan forum G20 dalam menyikapi Food Loss dan Food waste. Pandangan ini rupanya mendapat respon baik dan dipaparkan lebih luas oleh banyak kalangan, termasuk dari Bank Dunia.

"Saya berharap ke depan dari setiap kesepakatan yang ada, dibuat road map implementasi sebagai pedoman bagi negara anggota dalam menyusun rencana yang lebih spesifik sesuai kondisi dan kepentingan negara anggota," katanya.

RI Buka Akses Pasar Buah Tropis dan Rempah ke Argentina

Halaman:
  • Penulis: Riana

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita