Jitunews.Com
9 Mei 2019 10:36 WIB

Pertamina: Bulan Ramadan, konsumsi LPG Akan Naik 7% - 9%

Khusus di MOR III yang mencakup wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten, Pertamina telah menyiapkan 30.236 pangkalan LPG siaga.

Harga LPG ukuran 3 kg dijamin tidak akan ada kenaikkan hingga akhir tahun, dengan pertimbangan harga LPG dunia mengalami penurunan. (energitoday.com)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - PPT Pertamina (Persero) mengantisipasi lonjakan kebutuhan LPG selama Ramadan 2019.

Sedikitnya, ada tiga wilayah yang jadi sasaran Pertamina, yaitu Jawa bagian barat, Jawa Timur dan Sulawesi. Khusus di Marketing Operation Region (MOR) III yang mencakup wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten, Pertamina telah menyiapkan 30.236 pangkalan LPG siaga.

Selain itu, Pertamina juga menyiapkan 1165 agen LPG subsidi, dan 183 agen LPG non-subsidi siaga khusus di wilayah Jawa Bagian Barat.



Jelang Puasa, Pertamina Siapkan 8 Juta Tabung Gas Melon

“Kami memprediksi, selama bulan puasa hingga lebaran nanti, konsumsi LPG akan naik. Kami telah menyiapkan pangkalan siaga yang tetap beroperasi agar masyarakat mudah mendapatkan LPG,” ujar Unit Manager Communication CSR MOR III, Dewi Sri Utami, dalam keterangan resminya, kemarin.

Dewi menambahkan, Pertamina MOR III juga menyiapkan 388 Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) Kantong atau skid tank dengan total kapasitas 5775 MT untuk siaga di wilayah Jawa Bagian Barat. Pertamina juga menyiagakan pasokan fakultatif, yakni pasokan tambahan yang bisa dipakai sesuai kebutuhan.

Kemudian, Tim Satgas Pertamina khusus MOR V yang mencakup wilayah Jawa Timur juga terus melakukan pantauan dan mengordinasikan penyaluran LPG. Pada kondisi normal, rata-rata konsumsi untuk LPG di Jawa Timur yaitu sebesar 97.000 Metric Ton (MT) per bulan untuk LPG 3 kilogram dan untuk LPG Non-Subsidi sebesar 6.350 MT per bulan.

Pertamina memprediksi, konsumsi LPG akan mengalami kenaikan 7% - 9% pada Mei dan Juni 2019. Dengan estimasi angka mencapai 105.300 MT untuk LPG Subsidi dan 6.800 MT untuk LPG Non-Subsidi.

Untuk itu, Pertamina MOR V mengoptimalkan stok di enam Depot dan Kilang LPG yang ada di Jatim dengan kapasitas total 119.000 MT, termasuk yang terbesar di Floating-Storage-Offloading (FSO) Kalbut, Situbondo, yang berkapasitas 2 x 44.000 MT. Pertamina juga menjaga kehandalan sarana fasilitas di SPBE dan sarana Mobil Tangki LPG.

Anak Usaha Pertamina Ini Cetak Laba Bersih US$477 juta, Ini 'Rahasianya'

Halaman:
  • Penulis: Riana

Baca Juga

 

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita