Jitunews.Com
23 April 2019 11:11 WIB

Kementan Harap Barito Kuala Lanjutkan Program Serasi Jejangkit

Program ini dilakukan untuk mencapai ketahanan pangan dan menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia.

Petani memanen padi. (JITUNEWS/Latiko A.D)

Sementara itu, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (Distan TPH) Kabupaten Barito Kuala bertekad mempertahankan predikat Kabupaten Barito Kuala (Batola) sebagai lumbung beras serta penghasil tanaman jeruk dan nenas di Provinsi Kalsel.

"Kami bertekad Batola ini bukan hanya lumbung beras di Kalsel bahkan nasional sekaligus sebagai penghasil tanaman jeruk dan nenas di Provinsi Kalsel,” kata Kepala Distan TPH Batola, Murniarti.

Murniarti menguraikan tentang program kerja dan kegiatan yang akan dan masih dilaksanakan. Pada 2019, pihaknya fokus peningkatan produktivitas tanaman padi sebagaimana yang dititipkan Kementerian Pertanian melalui Program Serasi.



Dukung Para Agropreneur Muda, Kementan Gelar “MIA Expo” di Bogor

Itu sebabnya, ia sudah menyusun program yang bertujuan meningkatkan indeks pertanaman serta produktivitas tanaman padi di lahan pasang surut. Programnya seperti pembangunan dan perbaikan infrastruktur tata air, normalisasi saluran irigasi dan tersier, memberikan bantuan saprodi tanaman padi, dan bantuan bibit hortikultura yang terpadu dengan bantuan ternak itik dari dinas peternakan.

Murni menerangkan, program Serasi merupakan program pertanian terpadu dengan dinas peternakan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani. Ia mengaku sering mendapat pertanyaan terkait kelanjutan program pertanian di Desa Jejangkit Muara pasca Hari Pangan Seduni (HPS) ke-38.

Ia menjelaskan program Jejangkit tetap berlanjut sebagaimana yang direncanakan. Lantaran terganjal kondisi saluran, bendungan, tanggul, galangan dan lainnya, banyak yang belum sempurna.

Murniati terus menyempurnakan tata kelola air agar kelanjutan kegiatan yang dilaksanakan bisa lebih baik.

“Insya Allah pada Mei-Juni kami akan menanam padi unggul sekitar 500 hektar yang difasilitasi pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten,” tukasnya.

Program pertanian di Jejangkit merupakan program pertanian modern berbasis corporate dimana dalam tahap-tahap awal pengelolaannya difasilitasi pemerintah pusat. Namun pada tahap selanjutnya, diterapkan secara mandiri melalui kelompok usaha bersama di bawah binaan koperasi yang sangat berpengaruh meningkatkan pendapatan petani.

Kementan Genjot Pengembangan Sentra Sayuran Organik
Halaman:
  • Penulis: Riana

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita