2 Juli 2018 11:16 WIB

Diresmikan Jokowi, Indonesia Kini Punya Pembangkit Listrik Tenaga Angin

PLTB Sidrap I merupakan pembangkit bertenaga angin skala komersial pertama di Indonesia.

Kincir Angin PLTB Sidrap (Ist)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mendampingi Presiden Joko Widodo untuk meresmikan dan groundbreaking enam Proyek Infrastruktur Ketenagalistrikan region Sulawesi. Lokasi peresmian dipusatkan di Desa Mattirotasi, Kecamatan Watangpulu, Kabupaten Sidenreng Rappang, Provinsi Sulawesi Selatan.

Proyek Infrastruktur Ketenagalistrikan yang diresmikan dan groundbreaking pada hari ini total kapasitasnya adalah sebesar 757 megawatt (MW) dengan nilai investasi lebih dari 1,168 miliar USD. Proyek infrastruktur ini juga menyerap tenaga kerja hingga 4.480 orang sejak tahap konstruksi hingga operasional. Pembangkit listrik tersebut merupakan bagian dari program ketenagalistrikan 35.000 MW.

Pembangkit yang diresmikan adalah Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Sidenreng Rappang (Sidrap) berkapasitas 75 MW, Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Punagaya, kapasitas 2x100 MW- PLTU Independent Power Producer (IPP) Jeneponto Ekspansi Kapasitas 2x135 MW.


Pembangunan PLTB Sidrap Tunjukkan Kemajuan

PLTB Sidrap I merupakan pembangkit bertenaga angin skala komersial pertama di Indonesia. Penyelesaian pembangunan proyek ini dilakukan dalam waktu 2,5 tahun (Agustus 2015 s.d. Maret 2018).

Sebanyak 30 kincir angin dengan tinggi tower 80 meter dan panjang baling-baling 57 meter, masing-masing menggerakkan turbin berkapasitas 2,5 MW. PLTB Sidrap I telah beroperasi akhir Maret 2018 lalu dan dapat mengaliri lebih dari 70.000 pelanggan listrik dengan daya 900 VA. Tingkat komponen dalam negeri (TKDN) PLTB Sidrap I ini mencapai 40%.

Peresmian PLTB Sidrap I merupakan komitmen pemerintah dalam mewujudkan bauran energi primer Energi Baru dan Terbarukan (EBT) sebesar 23% pada tahun 2025. Disamping itu peresmian proyek-proyek infrastruktur ketenagalistrikan juga menunjukkan kinerja Pemerintah untuk terus bekerja guna memenuhi rasio elektrifikasi di Indonesia.

Sementara, pembangkit yang groundbreaking, yaitu PLTU Sulsel Barru 2 dengan kapasitas 100 MW, Pembangkit Listrik tenaga Mesin Gas (PLTMG) Luwuk berkapasitas 40 MW, PLTB Tolo, Jeneponto dengan kapasitas 72 MW.

Tindaklanjuti Arahan Jonan, PLN Gratiskan Listrik Pengungsi Sinabung
Halaman:
  • Penulis: Vicky Anggriawan

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita