13 Juni 2018 17:33 WIB

Dugaan Ganjar Benar-benar Terlibat Kasus E-KTP, Memengaruhi Elektabilitasnya?

"Hasil ini terjawab setelah responden diberi pertanyaan 'Menurut anda, apakah anda yakin kalau Ganjar Pranowo benar-benar terlibat dalam kasus e-KTP ?”

Ganjar Pranowo. (Jitunews/Latiko Aldilla Dirga)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Indonesia Development Monitoring (IDM) menilai dugaan keterlibatan petahana Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dalam skandal mega korupsi proyek pengadaan KTP elektronik (e-KTP) akan memengaruhi elektabilitasnya dalam Pemilihan Gubernur Jawa Tengah 2018.

Direktur Eksekutif Indonesia Development Monitoring (IDM), Fahmi Hafel memaparkan hasil survei yang dilakukan oleh lembaganya ada sebanyak 54.9% responden mengatakan Ganjar Pranowo terlibat dalam kasus e-KTP. Sedangkan 41.8% responden mengatakan Ganjar Pranowo tidak terlibat. Sedangkan sisanya 3.3% responden tidak menjawab.

"Hasil ini terjawab setelah responden diberi pertanyaan 'Menurut anda, apakah anda yakin kalau Ganjar Pranowo benar-benar terlibat dalam kasus e-KTP ?,” ujar Fahmi dalam siaran pers yang diterima Jitunews.com, pada hari Rabu (13/6).


Tak Bisa Penuhi Jadwal Pemeriksaan Hari Ini, Bamsoet Minta KPK Maklum

"Karena alasan responden, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak akan memanggil Ganjar Pranowo berkali-kali jika dia tidak terlibat dalam kasus korupsi e-KTP," tambahnya.

Kemudian, Fahmi menambahkan ketika responden ditanya soal 'Kepala Daerah seperti apa yang anda inginkan dan anda terima terkait dengan maraknya kepala daerah yang tertangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi?'

Batalkan Pemeriksaan KPK, Bamsoet Tak Khawatir Pamornya Turun

Halaman:
  • Penulis: Uty Saifin Nuha

Penulis Suara Kita