Jitunews.Com
13 Juni 2018 16:00 WIB

Fadli Zon: Kunjungan Yahya Staquf ke Israel Lukai Rakyat Palestina

"Kunjungan Wantimpres Yahya Staquf ke Israel, mencederai reputasi politik luar Indonesia di mata internasional."

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon. (Jitunews/Latiko Aldilla DIrga)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kunjungan Yahya Cholil Staquf ke Israel mendapat kritikan keras dari Wakil Ketua DPR Fadli Zon. Tak hanya itu, Fadli pun mengungkit jabatan anggota Wantimpres Gus Yahya, panggilan akrab Yahya Cholil Staquf.

"Kunjungan Wantimpres Yahya Staquf ke Israel, selain mencederai reputasi politik luar Indonesia di mata internasional, juga melukai rakyat Palestina. Selain itu, bisa melanggar konstitusi dan UU No 37/1999 tentang Hubungan Luar Negeri. Dalam konstitusi kita tertulis tegas penentangan segala bentuk penjajahan," kata Fadli dalam pernyataan tertulisnya, pada hari Rabu (13/6).

Berdasarkan serangkaian resolusi yang dikeluarkan PBB, lanjut Fadli, Israel merupakan negara yang telah melakukan banyak pelanggaran kemanusiaan terhadap Palestina. Mulai dari Resolusi 181 Tahun 1947 tentang pembagian wilayah Palestina dan Israel, Resolusi 2253 Tahun 1967 tentang upaya Israel mengubah status Yerusalem, Resolusi 3379 Tahun 1975 tentang Zionisme, serta Resolusi 4321 Tahun 1988 tentang pendudukan Israel dalam peristiwa intifada.



Simak! Gerindra Ungkap Siapa Nuruzzaman Sebenarnya!

"Berdasarkan catatan statistik otoritas Palestina, sejak tahun 2000 hingga Februari 2017, sebanyak 2.069 anak Palestina tewas akibat serangan Israel. Bahkan pada serangan Israel ke Yerusalem Timur dan Tepi Barat pada 2014, Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (Office for the Coordination of Humanitarian Affairs/OCHA) menyatakan serangan tersebut mengakibatkan kematian warga sipil tertinggi sejak 1967," jelas Fadli.

Dari Laporan OCHA tahun 2014 yang berjudul 'Fragmented Lives', Fadli menyebut, akibat okupasi Israel di Jalur Gaza, terdapat 1,8 juta warga Palestina yang menghadapi peningkatan permusuhan paling buruk sejak 1967 dengan lebih dari 1.500 warga sipil terbunuh, lebih dari 11.000 orang terluka, dan 100.000 orang telantar.

"Saya Mundur Karena Pernyataan Fadli Zon"

Halaman:
  • Penulis: Khairul Anwar, Uty Saifin Nuha

Baca Juga

 

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita