31 Mei 2018 15:33 WIB

Heboh! Budi Waseso Berani Lawan Pemerintah!

Dirut Bulog Budi Waseso berani menolak penugasan pemerintah terkait pangan.

Dirut Bulog Budi Waseso mengikuti rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (21/5). (Jitunews/Latiko Aldilla Dirga)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Demi melindungi petani lokal, Dirut Perum Bulog Budi Waseso memutuskan untuk tidak melaksanakan penugasan pemerintah terkait impor beras jilid II sebesar 500 ribu ton.

Alasannya, Buwas telah memastikan stok beras sudah lebih dari cukup untuk menjaga kestabilan harga.

Baca juga: Buwas Mengaku Ada yang Menghambatnya, Siapakah Itu?


Beli Beras Sachet Rp 2.500, Bisa Kenyang Satu Hari!

Selain itu, dirinya berdalih Surat Persetujuan Impor (SPI) yang diterbitkan Kementerian Perdagangan masih belum diperlukan karena gudang instansi yang dipimpinnya sudah penuh.

Baca Juga: Habib Rizieq Direkomendasikan Jadi Capres, Ngabalin: Pakai Partai Amien Rais Saja

Baca Juga: Amien Sebut Jokowi Dilengserkan Allah, Ngabalin: Jaga Lisanmu Sebagai Tokoh

"SPI terbit bukan berarti harus dilaksanakan dong. Nanti ditaruh di mana? Gudang saya sudah penuh. Kalau saya bilang, sudah ada perintah untuk impor, tapi kalau saya bilang belum perlu, ya tidak dipakai. Buat apa? Itu kan boleh dilaksanakan, boleh tidak," tegas Buwas seperti dilansir CNN (31/5).

Ingin Dapat Harga Murah? Kunjungi Pasar-Pasar Berikut!

Halaman:
  • Penulis: De Sukmono

Penulis Suara Kita