Jitunews.Com
16 Mei 2018 16:56 WIB

Surplus di Tahun 2016-2017, Komisi VI: Peluang Ekspor Indonesia Semakin Terbuka Luas

Dengan terbukanya peluang eksportir yang semakin besar, kebutuhan tenaga kerja dan lapangan kerja juga akan semakin bertambah

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Dito Ganinduto (ist)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Dito Ganinduto, melihat adanya peluang yang semakin luas bagi para eksportir Indonesia untuk memperkenalkan dan menjual produk dalam negeri ke berbagai negara di dunia.

Hal tersebut, kata dia, terlihat dari surplus neraca perdagangan Indonesia dengan Amerika Serikat dalam dua tahun terakhir. Dimana, nilai surplus pada 2016 mencapai USD 8,47 miliar dan pada 2017 mencapai USD 9,44 miliar.

"Khusus untuk ekspor, total ekspor non migas sebesar USD 15,68 miliar pada 2016. Sedangkan untuk 2017 meningkat menjadi USD 17,14 miliar,” ujar Dito di Jakarta, Rabu (16/5).



Mulianya Sosok Ipda Auzar, Polisi yang Gugur Diserang Teroris Itu Ternyata Punya Pesantren!

Dito menjelaskan, dengan terbukanya peluang eksportir yang semakin besar, kebutuhan tenaga kerja dan lapangan kerja juga akan semakin bertambah. Maka, hal ini diharapkan dapat mengurangi angka pengangguran di Indonesia.

Di sisi lain, kata Dito, Pelabuhan Tanjung Priok sudah mampu melayani kapal dengan kapasitas 10.000 untuk yang bersandar. Dan, dengan dilepasnya Kapal MV. CMA CGM TAGE kemarin sore, maka akan membuat daya saing produk ekspor Indonesia di Amerika Serikat.

Hal ini dikarenakan kapal tersebut melakukan layanan Java – America Express (JAX) Service, secara rutin melayari rute Pelabuhan Tanjung Priok ke West Coast (Los Angeles & Oakland) Amerika Serikat (direct call). Dimana Waktu pengiriman tersebut lebih cepat ketimbang kompetitor yang mencapai lebih dari 30 hari.

Politisi Partai Golkar ini menyebut, dengan bersandarnya kapal MV CMA CGM TAGE di Pelabuhan Tanjung Priok membuktikan bahwa infrastruktur pelabuhan Tanjung Priok telah siap dan sesuai dengan standar yang dibutuhkan kapal besar untuk berlabuh.

“Sehingga harapan pemerintah menjadikan Pelabuhan Tanjung Priok sebagai Transshipment Port telah terwujud,” tuturnya.

“Dan dengan adanya layanan direct call ini, para eksportir dapat menghemat biaya dan waktu pengiriman barang dari Pelabuhan Tanjung Priok ke Amerika Serikat,” pungkasnya.

 

Istimewanya Sosok Ipda Auzar di Mata Wakapolri: Beliau Urus Ibu dan Anak-anak Saya..
Halaman:
  • Penulis: Khairul Anwar, Riana

Baca Juga

 

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita