Topik
16 Mei 2018 12:49 WIB

Tambah 2 Smelter, Listrik 700 MW Disiapkan Pasok Klaster Halmahera

Kebutuhan listrik termasuk potensi kebutuhan untuk pengembangan smelter pada tahun 2027 diperkirakan akan mencapai 963 GWh

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Energi dan Sumber Daya Mineral (Balitbang ESDM), Sutijastoto (ist)


JAKARTA, JITUNEWS.COM - Provinsi Maluku Utara khususnya di Halmahera memiliki potensi sumber daya mineral yang cukup besar.

Untuk mengelola sumber daya mineral tersebut, dua perusahaan yaitu PT Weda Bay Nickel dan PT Antam saat ini sedang dalam tahap konstruksi membangun smelter melengkapi dua smelter yang telah beroperasi sebelumnya, yakni PT Megah Surya Pertiwi dan PT Fajar Bakti Lintas Nusantara (FBLN).

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Energi dan Sumber Daya Mineral (Balitbang ESDM), Sutijastoto, mengungkapkan, untuk memenuhi kebutuhan pengembangan ekonomi di Pulau Halmahera tersebut, diperlukan suplai listrik yang mencapai lebih dari 700 MW.


Ramadan, Pertamina Jamin Pasokan BBM di Jakarta Aman

"Untuk mendukung pertumbuhan ini tentunya membutuhkan pasokan listrik yang besar apalagi jika industri smelter nanti berkembang hingga ke hilir yang menurut perkiraan kita akan diatas 700 MW untuk memenuhi kebutuhan listrik di Klaster Halmahera,"ujar Sutijastoto pada Focus Group Discussion (FGD) yang mengusung tema" Klaster Ekonomi Berbasis Energi Bersih dan Mineral di Pulau Halmahera", dikutip dari laman esdm.go.id, Rabu (16/5).

Shell Minta Kenaikan Harga BBM, Begini Respon Dirjen Migas

Halaman: 
Penulis : Riana

Dapatkan update berita Jitunews.com via Email, klik di sini!


Komentar
Baca Juga
Berita Terkait
Penulis Suara Kita

Catra Agfa

Total 3,651,884 Hits

De

Total 780,681 Hits

Nana

Total 726,399 Hits

Herman

Total 696,383 Hits

Andre

Total 498,362 Hits

Menulis Sampai Baik

Total 324,888 Hits

Rekomendasi