15 Mei 2018 10:15 WIB

Hadiri Gerakan Bela Negara, Jokowi Minta Maaf. Ada Apa?

Jokowi menghadiri Halaqah Nasional Hubbul Wathon dan Deklarasi Gerakan Nasional Muballigh Bela Negara.

Presiden Joko Widodo dihadapan para ulama (kemenag)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kemarin menghadiri Halaqah Nasional Hubbul Wathon dan Deklarasi Gerakan Nasional Muballigh Bela Negara di Gedung Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur.

Dalam pidatonya, Jokowi menyinggung soal aksi bom bunuh diri yang terjadi di Surabaya. Di awal pidatonya, Jokowi terlebih dulu meminta maaf kepada seluruh hadirin.

Ternyata ia mengutarakan maaf karena ia baru bisa menghadiri acara tersebut hari ini, sedangkan seharusnya ia datang pada Minggu (13/5) lalu. Namun, karena ada kejadian bom di Surabaya, Jokowi memutuskan datang ke Surabaya terlebih dulu.


Kesaksian Teman SMA Pelaku Bom Gereja Surabaya, Ternyata Sejak SMA Sudah...

"Sebelumnya saya ingin minta maaf sebesar-besarnya karena kemarin membatalkan hadir di acara ini. Tapi memang sesuatu yang harus saya lihat, saya tinjau langsung karena adanya bom di Surabaya dan malamnya masih ada lagi di Sidoarjo, dan tadi pagi masih ada bom lagi di Surabaya," kata Jokowi di lokasi acara, Gedung Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Senin (14/5).

Tak Ingin Aksi Terorisme Menyebar, Jokowi pun Minta Bantuan

Halaman:
  • Penulis: Dela Fahriana

Penulis Suara Kita