1 Mei 2018 23:42 WIB

PPP Sayangkan Peringatan Hari Buruh Berbau Politik

Di beberapa daerah aksi demonstrasi terjadi ketegangan

Ketua Fraksi PPP, Reni Marlinawati. (dpr.go.id)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Fraksi PPP DPR RI, Reni Marlinawati menyebut peringatan hari buruh internasional yang jatuh pada 1 Mei dicederai dengan sejumlah peristiwa diluar peringatan hari buruh dan justru diisi dengaan urusan politik.

"Peringatan hari buruh internasional pada 1 Mei 2018 ini dicederai dengan sejumlah peristiwa yang keluar dari semangat awal peringatan hari buruh yang menjadi libur nasional. Demonstrasi yang diisi dengan urusan politik praktis seperti kampanye #2019GantiPresiden jelas keluar dari hakikat peringatan hari buruh ini," ujar Reni dalam keterangan tertulis, Selasa (1/5).

"Kami menyesalkan, peringatan hari buruh yang semestinya menjadi ajang reflektif sekaligus korektif atas kebijakan di sektor ketenagakerjaan menjadi missleading keluar konteks," lanjutnya.


Prabowo: Jangan Benci Orang Asing, Belajar dari Mereka

Selain itu, di beberapa daerah aksi demonstrasi terjadi ketegangan. Seharusnya para demonstran bisa menahan diri.

"Selain itu, di sejumlah titik aksi demonstrasi terjadi ketegangan seperti yang terjadi di Yogyakarta, Makassar, serta demonstran yang membawa kembang api di depan Istana semestinya tidak perlu terjadi," katanya.

Dambakan Presiden Pro Rakyat, Buruh Dukung Prabowo

Halaman:
  • Penulis: Aurora Denata

Penulis Suara Kita