Jitunews.Com
17 April 2018 17:45 WIB

Rommy Perintahkan Kader PPP Bersihkan Stigma Komunis Jokowi

Menurut Rommy, keputusan PPP mendukung Jokowi pada Pilpres 2019 didasarkan pertimbangan yang rasional melihat kepemimpinan Jokowi selama menjabat presiden.

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) versi muktamar Surabaya, M. Romahurmuziy. (Istimewa)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Umum PPP, Romahurmuziy, meminta kader partainya membersihkan stigma komunis yang disematkan kepada Joko Widodo (Jokowi), calon yang didukung partai itu pada Pemilihan Presiden 2019.

Menurut pria yang akrab disapa Rommy ini, penjelasan bahwa Jokowi tidak terkait dengan komunis penting karena masih banyak masyarakat yang salah paham akibat propaganda pada Pemilihan Presiden 2014, termasuk kader dan simpatisan PPP sendiri.

"Seluruh kader harus ikut menjelaskan dan menetralisir bahwa isu komunis itu buatan, mulai dan hanya untuk kepentingan Pilpres 2014 serta disebarkan masif pertama kali oleh Tabloid Obor Rakyat yang disebar ke pondok-pondok pesantren dan masjid seluruh Indonesia," papar Rommy dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Selasa (17/4).



PPP Beberkan Awal Mula Jokowi Disebut Antek PKI dan Dilabeli Pro Kumunis

Bukti hoaks dan palsunya Obor Rakyat, kata Rommy, pemimpin redaksi dan redaktur pelaksananya sudah divonis penjara pada 22 November 2016.

PPP Minta Amien Rais di Hari Tua Statementnya Lebih Bijak

Halaman:
  • Penulis: Riana

Baca Juga

 

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita