Jitunews.Com
17 April 2018 11:30 WIB

Masuki Tahun Politik, Ini Saran Muhammadiyah untuk Masyarakat

Memanasnya suhu politik jelang Pilkada 2018 dan Pilpres 2019 perlu diperhatikan dengan baik. Langkah-langkah khusus agar suhu politik bisa turun perlu dilakukan.

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir. (Istimewa)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Memasuki tahun politik, situasi pada masyarakat bisa berubah sewaktu-waktu.

Menanggapi hal itu, Ketum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, juga menjelaskan, naiknya suhu politik jelang Pilkada Serentak 2018 dan Pilpres 2019 disebabkan karena di antara masyarakat memiliki pilihan politik berbeda. Namun, hal itu lumrah terjadi di negara demokrasi seperti Indonesia.

"Pemilu itu panas karena ada pilihan politik yang berbeda. Keberbedaan pilihan politik itu jangan menjadikan masyarakat terpecah, lalu gesekannya tinggi. Dinamika boleh ada, karena tidak ada demokrasi tanpa dinamika, tanpa perbedaan," ucap Haedar kepada wartawan di Bantul, seperti dilansir detik.com (17/4).



Hanura: Amien Rais Segera Pensiun Saja dari Politik

Haedar memiliki saran agar masyarakat tak terbelah di tahun politik seperti sekarang ini. Mencoba mengesampingkan ego dan tetap mengutamakan kepentingan bersama perlu dilakukan.

Terbuka Terima Capres Lain, PKS: Jangan Paksa Pak Prabowo atau Pak Jokowi

Halaman:
  • Penulis: Dela Fahriana

Baca Juga

 

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita