Jitunews.Com
16 April 2018 13:30 WIB

PLN Kurangi Alokasi Gas untuk Sektor Kelistrikan, Alasannya Ini

Dengan menurunnya perkiraan konsumsi gas, alokasi gas untuk sektor kelistrikan akan dialihkan‎ agar bisa terserap oleh sektor lain yang membutuhkan.

()

JAKARTA, JITUNEWS.COM - PT PLN (Persero) menargetkan kebutuhan gas untuk Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) dalam kurun waktu 10 tahun ke depan mengalami penurunan. Secara otomatis, konsumsi gas untuk sektor kelistrikan turun dari perkiraan awal sekitar 3.300 BBTUD menjadi 2.000 BBTUD.

Direktur Pengadaan Strategis PLN, Iwan Supangkat Santoso, mengatakan, hal tersebut dihitung berdasarkan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2018-2027. Berdasarkan RUPTL 2018- 2027 penyediaan tenaga listrik dipangkas dari sebelumnya 78.000 megawatt (mw) menjadi 56.000 mw.

“Pada awal RUPTL 2017 - 2026 pengoperasian PLTGU ditargetkan 78 unit. Namun, karena ada penyesuaian pertumbuhan konsumsi listrik tambahan pengoperasian PLTGU diturunkan menjadi 56 unit. Baik PLTG-nya berkurang sangat banyak," papar Iwan, di Jakarta, belum lama ini.



Genjot Layanan di Sumut, PLN Luncurkan 5 Program Anyar

"Sehingga kebutuhan gasnya berkurang, karena berkurang maka PLN yang 10 tahun ke depan di 2025 kira-kira 3.300 BBTUD. kira-kira tinggal 2.000, iya turunnya 1.000 lebih," sambungnya.

Ia menambahkan, dengan menurunnya perkiraan konsumsi gas, alokasi gas untuk sektor kelistrikan akan dialihkan‎ agar bisa terserap oleh sektor lain yang membutuhkan.

"Iya dialihkan. Pemerintah memperhatikan harga untuk ekspor, jadi mengatur produksinya," tuntasnya.

Di kesempatan berbeda, Direktur Pem binaan Program Migas Kementerian ESDM, Budiantono, mengatakan, aturan terkait alokasi gas PLN diubah karena permintaan listrik mengalami penurunan. Selain itu, pembangkit listrik berbahan gas hanya digunakan saat beban puncak sehingga aturan itu kemudian direvisi.

 

PLN Gandeng Kejagung Kawal Proyek 35 Ribu MW
Halaman:
  • Penulis: Riana

Baca Juga

 

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita