16 April 2018 09:53 WIB

Tolak Ditawari Posisi Menteri, Abraham: Ketua KPK Marwahnya di Atas Menteri

Jika mantan ketua KPK menerima tawaran jabatan menteri maka akan menurunkan marwah KPK

Mantan Ketua KPK Abraham Samad (Reuters)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Mantan Ketua KPK, Abraham Samad menyebut mantan pimpinan KPK tidak boleh menjabat sebagai menteri di kabinet pemerintahan.

Abraham mengatakan, jika mantan ketua KPK menerima tawaran jabatan menteri maka akan menurunkan marwah KPK.

"Ketua KPK lebih tinggi dari menteri, KPK itu marwahnya di mana, di atas menteri, nanti marah anak-anak di KPK kalau saya menurunkan marwah KPK," kata Abraham, Minggu (15/4).


Dilobi Dua Partai, Eks Ketua KPK: Partai Pemerintah dan Oposisi

Pernyataan Abraham tersebut merupakan jawaban dari pertanyaan apakah bersedia dipinang menjadi menteri dalam acara 'Abraham Samad Bicara Arah Bangsa ke Depan' di Resto Pelem Golek, Sleman.

Abraham kemudian bercerita saat dirinya menjabat sebagai Ketua KPK pada periode 2011-2015, Abraham menangkap sejumlah menteri terkait kasus korupsi.

Prabowo Disebut Beri 'Tiket Gratis' Jokowi, Fadli: Pengamatan Tak Mutu

Halaman:
  • Penulis: Aurora Denata

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita