Jitunews.Com
15 April 2018 12:00 WIB

"Tidak Ada Negara yang Tak Berutang"

"Perdebatan soal utang RI tidak perlu dibuat gaduh kecuali yang memang tak mengerti ilmu ekonomi."

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) versi muktamar Surabaya, M. Romahurmuziy (Antara)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Di era pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla, utang Indonesia digunakanfokus untuk pembangunan infrastruktur demi menaikkan daya saing. Hal ini terlihat dari kenaikan belanja infrastruktur dari Rp 290 triliun di 2015 menjadi Rp 410 triliun di 2018.

Tanggapi soal utang negara, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M Romahurmuziy menilai masalah utang tidak perlu diperdebatkan. Sebab, menurut dia tidak ada yang salah dari kebijakan pemerintah untuk berutang kepada pihak asing.

"Perdebatan soal utang RI tidak perlu dibuat gaduh kecuali yang memang tak mengerti ilmu ekonomi," kata Romi dalam sambutannya saat acara Hari Lahir ke-45 PPP di Hotel UTC, Semarang, Jawa Tengah, pada hari Sabtu (14/4).



Ketua MUI: Saya Tertarik dengan Kepribadian Pak Jokowi, Orangnya Tidak Merasa Pintar

Dia menjelaskan, tidak ada satu negara pun di dunia yang tidak berutang. Contohnya saja, Amerika Serikat yamg menjadi negara adidaya telah berutang sejak lebih dari 200 tahun silam.

Lagipula, utang bukan hal yang dilarang selama dipakai untuk kegiatan yang produktif dan dikelola dengan baik.

"Perlu saya sampaiakan tidak ada satu negara pun di dunia yang tidak berutang," tegasnya.

"Berdasarkan indeks daya saing global, Indonesia naik 5 peringkat dari 41 di tahun 2016 menjadi 36 di tahun 2017," imbuh Romi.

Pengamat: Isu Pelanggaran HAM Bakal Menghantui Prabowo
Halaman:
  • Penulis: Uty Saifin Nuha

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita