Jitunews.Com
14 April 2018 17:45 WIB

Cetus Sekjen PSI ke Amien Rais: Kami Rindu Petuah Sejuk dari Tokoh Reformasi

Juli juga bertanya-tanya, dari mana Amien Rais mengatakan gerakan ganti presiden yang terjadi di daerah, dikehendaki oleh Allah.

Raja Juli Antoni. (Jitunews/Johdan A.A.P)

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) turut mengomentari pernyataan Amien Rais soal 'Partai Allah' dan 'Partai Setan', yang diucapkannya saat tausiah, di Mampang, Jakarta Selatan, Jumat (13/4) kemarin.

Raja Juli Antoni, Sekjen PSI, meyakini bahwa semua partai berniat berjuang untuk kebaikan bangsa dengan ideologi dan strategi yang tentu saja berbeda.

"Sangat tidak bijak untuk mengkategorikan 'Partai Allah' dan 'Partai Setan'. Siapa yang tentukan, dan apa pembuktiannya?," tanya Juli, dalam keterangannya, Sabtu (14/4).



Soal Partai Allah dan Partai Setan, Cak Imin: Biasa, Mau Pemilu..

Lebih jauh, Juli pun mengatakan, semua merindukan petuah sejuk dari mantan Ketua MPR, Amien Rais, sebagai tokoh sepuh bangsa Indonesia. Juli juga bertanya-tanya, dari mana Amien Rais mengatakan gerakan ganti presiden yang terjadi di daerah, dikehendaki oleh Allah.

“Sebagai tokoh sepuh bangsa, kami merindukan petuah sejuk dari mantan Ketua MPR dan tokoh reformasi. Kami juga bertanya-tanya, dari mana Amien Rais mengatakan gerakan ganti presiden yang terjadi di daerah, dikehendaki oleh Allah? Sekali lagi, kami mengharapkan petuah yang sejuk dan bijak dari tokoh reformasi,” tandasnya.

Lebih lanjut, kata Juli, bila Amien Rais bersikukuh mengkategorikan partai tertentu sebagai partai Allah, maka ia menilai hal tersebut sangat melawan logika rakyat Indonesia. Terlebih faktanya, mantan Presiden PKS dan Gubernur Jambi dari PAN, keduanya bisa sampai berurusan dengan KPK.

"Satu sudah terpidana, satu lagi ditahan menunggu persidangan. Atau mungkin ini sebaliknya Pak Amien, bahwa yang Kuasa ingin tunjukkan watak asli partai-partai ini?," tuntas Juli.

 

 

Kejutan ‘Racikan’ Prabowo Bisa Runtuhkan Skenario ‘Geng’ Jokowi
Halaman:
  • Penulis: Riana

Baca Juga

 

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita