Jitunews.Com
14 April 2018 17:00 WIB

Kejutan ‘Racikan’ Prabowo Bisa Runtuhkan Skenario ‘Geng’ Jokowi

Menurut Pangi, pendukung, relawan dan partai-partai pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) seolah bersorak sorai bergembira mengetahui lawan Jokowi adalah Prabowo di Pilpres tahun depan.

Prabowo Subianto menyambut kedatangan Presiden Jokowi saat berkunjung ke kediamannya, di Padepokan Garuda Yaksa, Desa Bojong Koneng, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Senin (31/10). (Biro Pers Setpres RI)

“Jadi agenda setting geng Jokowi ini kelihatan sekali. Bagaimana caranya agar terulang kembali head to head Jokowi dengan Prabowo. Buktinya Jokowi bisa mengalahkan Prabowo di Pilpres 2014, Ternyata faktanya Prabowo belum bisa mengalahkan Jokowi. Sekarang yang dilawan Prabowo adalah Jokowi sebagai incumbent. Dulu Jokowi bukan incumbent saja Prabowo kalah,” jelasnya.

Salah satu indikasinya adalah langkah Luhut Binsar Pandjaitan yang kabarnya meminta Prabowo maju sebagai capres.

Kalau Prabowo maju, maka mungkin ada deal lain atau bonus yang diperoleh Prabowo.



Anak Buah Prabowo: Kalau Ambisi Pribadi, Beliau Terima Saja Lah Jadi Cawapres Jokowi..

“Maju tapi kalah, enggak apa-apa, kalau Prabowo berdagang di situ, dan kalau Prabowo maju maka otomatis juga mengangkat elektabilitas Gerindra. Kalau Prabowo head to head sama Jokowi, itu artinya sama saja Prabowo kembali memberikan tiket gratis kepada Jokowi kembali menjadi presiden dua periode," tegasnya.

Seharusnya, kata Pangi, Prabowo belajar banyak dari Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, yang selalu kalah saat maju sebagai capres.

PDIP: Tak Penting dari Mana, Asalkan Lu Kerja Lebih Murah, Lu Boleh Kerja Tempat Gue

Halaman:
  • Penulis: Riana

Baca Juga

 

Rekomendasi

 

Berita Terkait

 

Penulis Suara Kita